Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Tragis, Tubuh Korban Hancur Menjadi Beberapa Potongan

Tragis, Tubuh Korban Hancur Menjadi Beberapa Potongan

Ilustrasi

Sketsanews.com, Jepara – Aksi bunuh diri tragis dilakukan pria 70 tahun bernama Sir Wanto warga Desa Tahunan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara, kemarin. Tubuhnya hancur menjadi beberapa potongan usai terlindas Kereta Api Kertajaya 177 jurusan Jakarta Surabaya di Dukuh Gandu, Desa Tengeng Wetan Kecamatan Siwalan.

Korban terlindas Kereta Api jenis Kertajaya 177 dengan Masinis Rolin tepatnya di kilometer 97+5/6 sekira pukul 04.00.

Menurut penuturan warga sekitar, sebelumnya korban berada tak jauh dari lokasi dan sudah diingatkan untuk tidak terlalu mendekat Rel Kereta Api.

Namun tak lama kemudian, warga setempat mendengar kabar korban tertabrak kereta, yang diberitahu oleh petugas PJKA yang sebelumnya dilapori masinis kereta api yang berhenti di Stasiun Kecil Sragi.

Petugas PJKA pun datang bersama anggota Polsek Sragi untuk mengumpulkan tubuh korban yang sudah tidak utuh menjadi beberapa potongan.

Adanya kejadian itu, polisi memberitahu keluarganya yang beralamat di Dukuh Gandu Kidul Rt 01 Rw 06 Desa Tengeng Wetan Kecamatan Siwalan.

Setelah tubuh korban dikumpulkan, dengan dimasukkan ke dalam kantong selanjutnya dibawa ke RSUD Kraton. Setelah diperiksa dan disucikan kemudian diserahkan ke pihak keluarga korban untuk selanjutnya dikebumikan di pemakaman setempat.

Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Agung Ariyanto ketika dikonfirmasi Jawapos, membenarkan adanya korban tertabrak Kereta Api dari Jakarta Surabaya. Menurutnya, akibat tabrakan itu tubuh korban hancur hingga menjadi beberapa bagian.

Dikatakan, kejadian sekira pukul 03.30 wib bermula kereta Kertajaya 177 jurusan Jakarta – Surabaya dengan masinis Rolin telah berhenti distasiun kelas 2 Sragi. Masinis melaporkan bahwa kereta yang dikemudikannya tertemper seorang pria tidak dikenal diKilometer 97+5/6.

“Atas dasar laporan dari masinis tersebut kemudian petugas PJKA melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sragi. Yang kemudian ditindaklanjuti oleh piket SPK Sragi mengecek kelokasi. Dan dilokasi tersebut benar ditemukan jenasah orang yang tertabrak kereta api dalam keadaan sudah hancur atau tidak utuh,” terangnya.(Ro)

%d blogger menyukai ini: