Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, News, Peristiwa Vidio Detik-detik Kebakaran SPBU Bojong Gede Jadi Viral di Medsos

Vidio Detik-detik Kebakaran SPBU Bojong Gede Jadi Viral di Medsos

SPBU 34.164.02, salah satu SPBU Pertamina yang ada di Jalan Margonda, Depok. (Kompas.com/Alsadad Rudi)

Sketsanews.com Bogor – Sebuah video yang menggambarkan detik-detik sebelum terjadinya kebakaran di stasiun pengisian bahan bakar umum ( SPBU) 34 16319 di Jalan Argo Raya, Parung Ragajukti, Kabupaten Bogor pada pekan lalu, ramai menyebar di media sosial.

Video tersebut ditengarai sebagai hasil rekaman dari kamera pengawas yang dipasang di lokasi tersebut.

Dalam video berdurasi 1 menit 7 detik itu, terlihat jelas runtutan kejadian seperti kronologi yang disampaikan pihak kepolisian pekan lalu.

Berdasarkan video itu, kebakaran bermula saat seorang pengendara motor datang dengan membawa dua jeriken yang disimpan di bagian belakang motornya.

Data kepolisian menyebutkan, pengguna motor itu merupakan seorang penjual bensin eceran bernama Irwan.

Adapun Irwan terlihat datang ke mesin pompa yang berdekatan dengan kantor SPBU. Ia langsung dilayani oleh seorang petugas bernama Nur Umah.

Berdasarkan video yang menyebar, terlihat percikan api muncul dari lubang jeriken saat Nur mengangkat pompa.

Saat api muncul, baik Nur maupun Irwan terlihat panik. Mereka langsung menjauhi api. Pengunjung SPBU lainnya juga terlihat melakukan hal serupa.

 

Nur tampak sempat memanggil seorang petugas keamanan. Petugas tersebut terlihat sempat mengambil sebuah alat pemadam api ringan (APAR).

Namun, sebelum ia memadamkan api, motor tumbang dan percikan api dari jeriken langsung menyambar mesin pompa sehingga menimbulkan api yang lebih besar.

Kebakaran di SPBU 34 16319 tak menimbulkan korban jiwa. Namun, akibat kebakaran itu, bangunan SPBU rusak karena dilahap api.

Kerusakan terjadi di pos sekuriti, kantor SPBU, ruang ATM CIMB Niaga, kanopi, rest plang, dan satu satu alat pompa dispenser. Selain itu, sepeda motor yang digunakan Irwan hangus terbakar.

Pengisian bahan bakar ke dalam jeriken diketahui merupakan suatu yang dilarang dilakukan di SPBU. Sebab, jeriken terbuat dari bahan yang mudah terbakar.

Para petugas di SPBU selalu diberi peringatan untuk tidak melayani pembeli yang menggunakan jeriken, termasuk di SPBU 31.164.01, salah satu SPBU Pertamina yang ada di Jalan Margonda, Depok.

Menurut kepala shift di SPBU tersebut, Imron Rosyidi, larangan mengisi bahan bakar di jeriken selalu disampaikan setiap pergantian shift setiap hari.

“Jeriken, drum atau bahan-bahan lain yang pakai plastik itu enggak bisa karena ada listrik statisnya,” kata Imron, saat ditemui Kompas.com, di Margonda, Senin (21/8/2017).

Menurut Imron, warga boleh saja membeli bahan bakar dan tidak langsung dimasukkan ke tanki kendaraannya.

Namun, wadah yang digunakan untuk menampung bahan bakar itu harus berbahan yang tidak mudah mengantarkan listrik statis, seperti aluminium.

Itu pun dengan catatan bahwa bahan bakar yang dibeli memiliki kadar oktan tinggi, seperti Pertamax, Pertamax Turbo, atau Pertamina Dex. “Harus bahan bakar khusus, kalau premium enggak bisa,” ujar Imron.

(Ro)

%d blogger menyukai ini: