Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Tekno-Sains Waduh! Dianggap Diskriminatif, Google Kena Gugat

Waduh! Dianggap Diskriminatif, Google Kena Gugat


(Foto: Android Authority)

Sketsanews.com, Jakarta —  Tiga orang perempuan telah mengajukan tuntutan hukum terhadap Google. Mereka menuduh perusahaan tersebut melakukan diskriminasi terhadap pegawai perempuan dengan gaji yang rendah dan tak memberikan kesempatan untuk naik jabatan.

Penggugat juga berusaha membawa masalah ini ke dalam gugatan class action yang mencakup semua perempuan yang bekerja di Google dalam empat tahun terakhir.

“Google telah mendiskriminasikan dan terus melakukan diskriminasi terhadap karyawan perempuannya dengan secara sistematis, membayar kompensasi yang lebih rendah daripada yang dibayarkan kepada karyawan laki-laki yang melakukan pekerjaan serupa di bawah kondisi kerja yang serupa,” demikian yang diungkap dalam tuntutan tersebut, dikutip dari The Verge, Jumat (15/9/2017).

Gugatan itu diajukan atas nama Kelly Ellis, Holly Pease, dan Kelli Wisuri. Ketiganya menyatakan bahwa mereka ditempatkan di jalur karir yang lebih rendah daripada rekan kerja laki-laki mereka. Selain itu mereka juga menerima gaji dan bonus yang lebih rendah.

Ketiganya menyatakan bahwa tindakan Google melanggar undang-undang di California, termasuk California Equal Pay Act. Mereka meminta upah dan ganti rugi agar Google memperbaiki praktik perekrutan yang dianggap diskriminatif.

Sementara itu, Google membantah tuduhan tersebut. Perusahaan berdalih bahwa mereka telah melakukan prosedur yang sistematis sehingga membayar gaji dengan adil.

“Sehubungan dengan tuntutan hukum ini, kami akan mengulasnya secara rinci, namun kami tidak sependapat dengan tuduhan utama,” Gina Scigliano, Senior Manager of Corporate Communications Google. Scigliano juga mengatakan bahwa Google memiliki “sistem yang luas untuk memastikan bahwa kita membayar dengan adil.”

Tuntutan ini berbeda dari klaim pertama soal diskriminasi berbasis gender di Google. Departemen Tenaga Kerja AS saat ini sedang menyelidiki praktik perekrutan perusahaan dan awal tahun ini, dan bersaksi di pengadilan bahwa mereka menemukan “perbedaan kompensasi sistemik terhadap wanita di seluruh keseluruhan angkatan kerja.”

Awal bulan ini, The New York Times menerbitkan data gaji yang disusun oleh hampir 1.200 karyawan Google. Data itu menunjukkan perbedaan dalam gaji dan bonus di tingkat gaji di perusahaan.

[As]

%d blogger menyukai ini: