Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Wajah Pria Ini Langsung Penyok Terjepit Lift Barang

Wajah Pria Ini Langsung Penyok Terjepit Lift Barang

Sketsanews.com, Jakarta — Akibat keras kepala tak mendengarkan nasihat temannya sendiri, seorang pria bernama Fikri Haikal (18), bagian leher hingga sebagian wajahnya penyok akibat terjepit lift untuk mengangkut barang berat, di gedung PT LMI di Jalan Raya Kembangan, RT 013/003, Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, sekitaran pukul 12.30 WIB, pada Sabtu (26/8/2017). Seperti dimuat Wartakota.

Fikri pun, langsung tewas seketika dan langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Korban langsung tewas akibat bagian di leher dan sebagian wajahnya terjepit lift barang. Dia yang merupakan warga di Kampung Baru RT 4 RW 10 Kembangan Utara langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Pihak keluarganya sudah dihubungi, untuk dapat mesemayamkan jasad Haikal di rumah duka,” paparnya Kanit Reskrim Polsek Kembangan, AKP Asmoro Bangun.

Dia mengatakan, beberapa saksi pun diperiksa antara lain Rafli (30)0 warga di Jalan Panglima Polim RT 03/03, Cipondoh, Tangerang, dan Kiki
Sriawan (39), warga di Jalan Parung Kored RT 08/01, Kembangan Selatan, yang merupakan teman kerja korban di PT LMI itu. Bangun akui, kejadian berawal, ketika korban (Fikri) ini telah diperingatkan berkali-kali oleh rekan-rekannya, agar tidak menggunakan lift barang.

“Sebab, lift tersebut bukan diperuntukan orang, melainkan barang yang beban berat. Namun si Haikal ini ngeyel atau keras kepala. Ia pun naik ke lantai dua gedung itu, dengan lift barang itu. Saat korban menekan tombol naik, rekannya si Rafli ini marah dan menekan tombol turun dari lift itu,” papar Bangun kembali.

Lift pun naik-turun tidak beraturan. Fikri, saat itu tetap ngotot untuk menekan tombol itu, ke arah atas yakni lantai dua.

“Saat lift itu akan berada di lantai dua, pintu lift itu pun mulai menutup. Saat, lift tersebut telah tiba di lantai dua, langkah Fikri sontak goyah di lift. Sebab, lift itu pun kembali turun sendirinya dikarenakan tombol untuk turun tetap ditekan, oleh Rafli. Sehingga, leher dan sebagian wajah Fikri ini terjepit dan tewas seketika. Saat ini, di lokasi kejadian telah dipasang garis polisi. Tak hanya itu saja, saksi-saksi yang diketahui ialah pegawai di gedung itu masih diperiksa. Tetapi, ini murni kecelakaan kerja,” jelasnya. (Sh)

  • Eko Mei

    Rafli harus jd tersangka karena masih ada orang naik tp tombol di turunkan kebawah.

%d blogger menyukai ini: