Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News Wakil Dekan Kedokteran Gigi yang Cabul itu Nasibnya Kini…

Wakil Dekan Kedokteran Gigi yang Cabul itu Nasibnya Kini…

Sketsanews.com,Ketua Pusat In­formasi dan Humas (PIH) Unair Suko Widodo membenarkan adanya laporan mengenai dugaan pelecehan seksual yang menimpa Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Gigi berinisial IKS. Akibat ulahnya itu, untuk sementara IKS dibebaskan dari tugas dan jabatannya.

“Pimpinan menyatakan, untuk mempermudah proses hukum dan menghormati praduga tak bersalah, maka yang bersangkutan dibebas­ tugaskan atas jabatan dan tugas­ tugasnya,” katanya Kepada Jawapos.

Suko menambahkan jika Unair juga akan menyediakan bantuan hukum kepada IKS atas kasus yang menim­ panya. Namun, semuanya diserahkan kepada yang bersangkutan apakah akan memanfaatkan atau tidak. Dia menegaskan bahwa Unair akan meng­ hormati proses hukum yang kini se­dang berjalan di kepolisian.

Dia sangat panik saat kelakuan mesumnya ketahuan. Tapi meski mengelak dan tak mengakui, dia tetap saja diminta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Petugas mendalami bukti-bukti perbuatan sang wakil dekan itu.

Kejadian asusila yang memalukan itu bermula ketika IKS dan JS berada di tempat fitness, tepatnya di Celebrity Fitness yang berlokasi di lantai IV Galaxy Mall Surabaya, Sabtu (1/4) sekitar pukul 19.30. Saat itu, IKS mengajak JS ke ruang sauna di tempat fitness tersebut.

Di tempat relaksasi dengan proses mandi uap inilah, IKS diduga melakukan pelecehan seksual dengan cara memaksa ABG warga Mulyorejo itu untuk melakukan oral seks. Namun, JS menolak. Tapi karena terus dipaksa oleh IKS, remaja tanggung itu pun memberanikan diri untuk berteriak.

Suara teriakan JS kontan menghebohkan ruangan sauna dan fitness, termasuk satpam di Galaxy Mall. Mengetahui hal itu, IKS panik dan sempat membantah jika dia melakukan pelecehan seksual kepada JS.

Hanya saja, satpam tidak percaya begitu saja. Sebab, JS terlihat histeris dan ketakutan. Kemudian, satpam pun membawa keduanya ke ruang security untuk diperiksa. Setelah itu, satpam menyerahkan IKS kepada Polsek Mulyorejo.

Kanitreskrim Polsek Mulyorejo, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sigit Susanto membenarkan adanya kasus ini. Hanya saja, dia enggan berkomentar lantaran kasus ini sudah ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya. “Kasusnya sudah diserahkan ke Polrestabes,” ungkapnya. (Ags)

%d blogger menyukai ini: