Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hankam, Headlines, News Wiranto Jamin Demo Pro Rohingya Bawa Motolov Pasti Ditangkap

Wiranto Jamin Demo Pro Rohingya Bawa Motolov Pasti Ditangkap

Menkopolhukam Wiranto (kanan) bersama Menkumham Yasonna Laoly (tengah), memberikan keterangan kepada awak media, di kantor Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Jakarta Pusat, 8 Mei 2017. Pemerintah mengatakan bahwa HTI terindikasi kuat telah bertentangan dengan tujuan, azas, dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta membahayakan keutuhan NKRI. TEMPO/Imam Sukamto.

Sketsanews.com, Jakarta -Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jenderal TNI (Purnawirawan) Wiranto, menegaskan tidak akan segan-segan memerintahkan Polisi untuk menangkap peserta aksi demo yang menggunakan bom.

“Kalau sudah pakai bom, pakai bahan peledak, itu bukan demo tapi sudah merusak. Tetap kami tangkap,” ujar Wiranto di Universitas Tarumanegara, Jakarta, Selasa 5 September 2017.

Hal ini menanggapi peristiwa pelemparan bom molotov di Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta, sekitar pukul 03.00 WIB Minggu 3 September 2017.

Wiranto kemudian menjelaskan, demonstrasi yang biasa disebut sebagai unjuk rasa, sebenarnya tidak dilarang karena merupakan hak asasi warga negara untuk menyampaikan pendapatnya di tempat umum. Seperti dikutip dari Tempo, “Silahkan saja jika demonya tidak liar, tidak merusak, demo tertib. Demo itu kan hak asasi,” kata dia.

Namun, mantan panglima TNI ini kembali mengingatkan masyarakat, agar aksi itu harus mengantongi izin dari pihak berwajib serta mengikuti aturan berlaku, salah satunya dengan tidak membawa bahan peledak.

Sementara itu, terkait dengan unjuk rasa yang rencananya akan dilaksanakan pada Rabu 6 September 2017 di depan Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta, Wiranto meminta masyarakat melaksanakan itu secara tertib. “Jangan mengganggu ketenteraman warga lain, tertib,” kata dia.

(Ro)

%d blogger menyukai ini: