Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Ekonomi & Bisnis, News YLKI Nilai Kenaikan Tarif Tol Bikin Ekonomi Makin Lesu

YLKI Nilai Kenaikan Tarif Tol Bikin Ekonomi Makin Lesu

Gerbang tol Jasa Marga (Dok. JawaPos.com)

Sketsanews.com, Jakarta – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengkritik kenaikan tarif jalan tol dalam kota yang diumumkan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. YLKI menilai kenaikan ini bisa memicu pelemahan ekonomi di saat daya beli masyarakat menurun.

“Kenaikan tarif tol dalam kota tidak sejalan dengan kualitas pelayanan jalan tol dan berpotensi melanggar standar pelayanan jalan tol,” ujar Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (6/12).

Menurutnya, kenaikan tarif tol seharusnya dibarengi dengan kelancaran lalu lintas dan kecepatan kendaraan di jalan tol. Saat ini, fungsi jalan tol justru menjadi sumber kemacetan baru, seiring dengan peningkatan volume traffic dan minimnya rekayasa lalu lintas untuk pengendalian kendaraan pribadi.

“Kenaikan tarif dalam kota juga tidak adil bagi konsumen karena pertimbangan kenaikan tarif yang dilakukan Kementerian PUPR hanya memperhatikan kepentingan operator jalan tol, yakni dari aspek inflasi saja. Sedangkan aspek daya beli dan kualitas pelayanan pada konsumen praktis dinegasikan,” jelasnya.

YLKI pun mendesak Kementerian PUPR untuk merevisi dan meng-up grade regulasi tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) tentang Jalan Tol. Selama ini, SPM tidak pernah direvisi dan tidak pernah di up grade dan hal ini tidak adil bagi konsumen.

Selain itu, YLKI juga mendesak DPR untuk mengamandemen UU tentang Jalan. Sebab, UU inilah yang menjadi biang keladi terhadap kenaikan tarif tol yang bisa diberlakukan per dua tahun sekali.

Dikutip dari Jawapos, “UU inilah yang hanya mengakomodir kenaikan tarif tol berdasarkan inflasi saja, sementara kepentingan konsumen diabaikan,” tegas Tulus.

(Ro)

%d blogger menyukai ini: