Norwegia distribusikan 10.000 al-Quran untuk perangi rasisme

Kelompok Muslim ingin menyebarkan kasih sayang dan pengetahuan yang diajarkan dalam kitab suci

Sketsanews.com – Asosiasi Muslim Norwegia pada Kamis mengumumkan bahwa mereka akan mendistribusikan 10.000 al-Quran beserta dengan berbahasa Norwegia dalam upaya memerangi rasisme dan kebencian.

Norwegia distribusikan 10.000 al-Quran untuk perangi rasismeDuta Besar Turki untuk Oslo Fazli Corman. (Foto file – Anadolu Agency)

 

Menurut Asosiasi Seni dan Budaya Muslim Norwegia, program ini merupakan kolaborasi dengan Asosiasi Sastra Islam dan masjid Minhaj-ul-Quran.

Keputusan itu diambil setelah kelompok ekstremis sayap kanan mencoba membakar kitab suci umat Islam itu dalam sebuah protes di Kristiansand, sebuah kota yang dihuni para migran.

Polisi telah mencegah anggota organisasi Hentikan Islamisasi Norwegia (SION) melakukan penistaan agama, tetapi pemimpin kelompok itu melempar al-Quran ke tempat sampah.

Turki, Pakistan, dan Iran bereaksi keras terhadap insiden yang terjadi pada 16 November itu dengan mengeluarkan kecaman resmi.

“Kami ingin menanggapi tindakan negatif dengan menyebarkan kasih sayang dan pengetahuan seperti yang diajarkan oleh Al-Quran,” kata Asosiasi Seni dan Budaya Muslim dalam sebuah pernyataan.

Kelompok itu mengindikasikan bahwa al-Quran akan dibagikan melalui Internet.

Duta Besar Turki untuk Oslo Fazli Corman mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa kantornya dengan cermat mengikuti perkembangan yang menyangkut kesejahteraan komunitas Muslim Norwegia.

Corman mengatakan bahwa sesaat sebelum insiden di Kristiansand, Menteri Kehakiman dan Imigrasi Joran Kallmyr mengatakan pembakaran al-Quran dianggap sebagai kebebasan berbicara dan mengatakan kepada polisi untuk tidak melarang pembakaran Quran.

Setelah menerima reaksi dari komunitas Muslim, Kallmyr mengadakan pertemuan dengan Dewan Islam Norwegia.

“Menteri Kallmyr, yang bertemu dengan perwakilan Dewan Islam kemarin, mengatakan bahwa Norwegia telah menjauhkan diri dari organisasi anti-Islam dan mengatakan tidak memberikan dukungan kepada organisasi ini,” kata Corman.

Kallmyr menekankan bahwa keselamatan komunitas Muslim Norwegia sama pentingnya dengan warga negara Norwegia.

Sumber : aa.com.tr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: