Operasi Tumpas Narkoba 2019, Polres Makota Ungkap Kasus Hingga 300 Persen

35 orang tersangka hasil Operasi Tumoas Narkoba Semeru 2019 Polres Malang Kota, 8/2/2019. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

35 orang tersangka hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019 Polres Malang Kota, 8/2/2019. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Sketsanews.com, Malang – Selama 12 pelaksanaan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019 Polres Malang Kota (Makota) berhasil mengungkap 33 kasus penyalahgunaan narkotika dari target 10 kasus, Jum’at, 8/2/2019.

Hal ini diungkapkan Kapolres Makota AKBP Asfuri, S.I.K.,M.H, dalam konfrensi pers di Mapolresta Malang. Ia menjelaskan, bahwa keberhasilan pengungkapan itu atas kerjasama antar anggota serta sinergitas masyarakat.

“Selama 12 hari pelaksanaan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019 ini kami mencanangkan 10 kasus. Namun hingga akhir pelaksanaan kami berhasil mengungkap sebanyak 33 kasus dengan tersangka sebanyak 35 orang,” kata Asfuri.

Dijelaskan, bahwa Kota Malang hinga saat ini masih menjadi sasaran peredaran narkoba. Hal ini terlihat dari perolehan hasil ungkap yang dilakukan oleh petugas. Selain itu, pada hari pertama pelaksanaan Operasi Tumpas Narkoba 2019, Polisi berhasil mengungkap sebanyak 7 kasus dalam satu hari.

Baca juga: Massa Serang Aparat Keamanan di Lapangan Rampal Malang

Barang bukti hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019 Polres Malang Kota, 8/2/2019. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

“Jadi kalau kita lihat dari hasil perolehan yang semula kita targetkan 10 kasus namun pada akhirnya petugas berhasil mengungkap 33 kasus. Maka itu itu sama dengan 300 persen dari target kita,” ujar Asfuri.

Dalam Operasi tumpas narkoba itu Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu sebanyak 1,81 Ons, Ganja seberat 1,441 kilogram, Ekstasi 232 butir, serta pil dobel L sebanyak 9559 butir.

Tak hanya itu, Polres Makota juga mengungkap 37 kasus minuman keras (miras) dan mengamankan ribuan botol selama Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019.

“Kami juga mengamankan 1367 botol miras dari berbagai merek,”

Kini seluruh tersangka mendekam di tahanan Polres Makota guna penyidikan lebih lanjut.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar jangan sekali-kali mendekati narkoba. Kami akan menindak dengan tegas bagi siapapun yang mencoba bermain-main dengan narkoba,” pungkas Asfuri. (Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: