Sketsa News
Home Berita Terkini, Opini Gebrakan Revolusioner Anies-Sandi, Membongkar 5 Peraturan “Anti Rakyat” dari Gubernur Lama

Gebrakan Revolusioner Anies-Sandi, Membongkar 5 Peraturan “Anti Rakyat” dari Gubernur Lama

KETIKA ANIES MEROMBAK

by Zeng Wei Jian

Belum genap sebulan, Anies bakal membongkar 5 Peraturan “anti rakyat” dari Gubernur Lama.

Pertama, Pergub Nomor 141/2015 soal pembatasan lalu lintas motor. Pergub ini melarang motor melintas di atas Jalan Sudirman-Thamrin sampai Medan Merdeka Barat dari pukul 06.00-23.00 WIB. Policy Ahok mengganggu arus distribusi 480 ribu pesanan delivery mikro ekonomi per harinya.

Kedua, Pergub Nomor 25/2017 tentang Electronic Road Pricing. Pergub ini melarang motor masuk ruas jalan ERP.

Ketiga, Pergub 148/2017 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Reklame. Ahok melarang reklame selain LED.

Keempat, Pergub 36 tahun 2014 tentang konsep penataan Kota Tua.

Kelima, Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta Nomor 150 Tahun 1994 dan Nomor 14 Tahun 2004\. Kedua SK ini mengatur Penyelenggaraan Reklame di Kawasan Taman Medan Merdeka (Monumen Nasional) dan Jakarta pada umumnya.

Sebelumnya, Ahok-Jarot hanya mengizinkan kegiatan olah raga di Monas. Kegiatan agama dilarang. Nantinya, acara seperti tablig akbar bisa dilakukan di Monas lagi.

Saya kira, langkah-langkah Anies ini bersifat “revolusioner”.

THE END

%d blogger menyukai ini: