Sketsa News
Home Opini, Video Kecaman MUI Dan GNPF Ulama Atas Sikap Sepihak Donald Trump Terhadap Bangsa Palestina

Kecaman MUI Dan GNPF Ulama Atas Sikap Sepihak Donald Trump Terhadap Bangsa Palestina

Sketsanews.com – Jakarta, Pernyataan sepihak Donald Trump terkait pengakuan Yerussalem (Al Quds) sebagai Ibukota Israel dan memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv menjadi Yerussalem menimbulkan berbagai kecaman dari berbagai Umat Islam Dunia, terkhusus Umat Islam Indonesia melalui MUI dan GNPF Ulama.

The leader of Hamas has warned #Trump ‘s recognition of #Jerusalem as the capital of #Israel is ‘a declaration of war’ | @Ahmadd_Saleem | Video Twitter : //twitter.com/twitter/statuses/939071802860621825

Keputusan sepihak Trump tersebut telah melukai umat Islam seluruh dunia. Keputusan Trump itu juga bertentangan dengan Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) Nomor 252 tanggal 21 Mei 1968 dan Resolusi DK PBB Nomor 2334 tanggal 23 Desember 2016.

** President Donald Trump is considering recognizing Jerusalem as Israel’s capital, officials say,
a highly charged declaration that risks inflaming tensions across the Middle East. | @Time

Sebagaimana press release yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) menanggapi pernyataan sepihak Donald Trump, “Pernyataan sepihak dari Trump semakin menegaskan bentuk persetujuan AS atas penjajahan Israel terhadap Bangsa Palestina. Bentuk Penjajahan yang dilakukan juga diluar batas kemanusiaan. Dalam menanggapi permasalahan tersebut, perlu peran Negara Muslim lainnya, terkhusus Arab Saudi, Mesir dan negara-negara Teluk untuk bersatu melawan penjajahan terhadap saudara sesama Muslim di Palestina.”

Menanggapi permasalahan tersebut, MUI akan melakukan Aksi Indonesia Bersatu Bela Palestina dengan mengajak seluruh stakeholder (Ormas, Tokoh Lintas Agama, Diplomat dan masyarakat) pada 17 Desember 2017, Pukul 06.00 WIB s.d. selesai di Monas, Jakarta. Selain itu, MUI meminta seluruh Umat Islam, terkhusus Indonesia untuk bersedia membacakan ‘Qunut Nazillah’ sebagai bentuk dukungan spiritual bagi Bangsa Palestina yang sedang dijajah oleh Israel.

 

Senada dengan pernyataan MUI, GNPF Ulama melalui KH Bachtiar Nasir pada Orasi Kemanusiaan Indonesia Bersatu Bela Palestina menyampaikan, “Pernyataan sepihak Donald Trump telah menyakiti seluruh Umat Islam yang terdapat dimuka bumi. Sebaliknya pernyataan sepihak tersebut dapat membuat Umat Islam, terkhusus Umat Islam Indonesia menjadi bersatu untuk membela Al Aqsa supaya kembali ke Umat Islam.”

KH Muhammad Zaitun Rasmin menambahkan bahwa Donald Trump sedang salah langkah dengan menetapkan Yerusalem (Al Quds) sebagai ibukota Israel. Hal ini justru akan semakin menyatukan Umat Islam dalam skala internasional. Perbuatannya itu adalah blunder. Dengan blunder tersebut akan semakin meningkatkan kecintaan masyarakat dunia kepada Islam dan meningkatnya intensitas peribadatan bagi Umat Islam seluruh dunia guna saling bersatu.

“Saya sekarang mencium bau kemenangan Masjidil Aqsha. Insyaa Allah sebentar lagi !” Tegas dari Wakil Ketua GNPF Ulama ini pada Orasi Kemanusiaan Indonesia Bersatu Bela Palestina di Masjid Raya Pondok Indah (MRPI). (12/12)

Menanggapi pernyataan sepihak Donald Trump, KH Abdullah Gymnastiar atau yang sering dikenal sebagai Aa Gym juga turut berpendapat bahwa pernyataan Donald Trump adalah jalan untuk mempersatukan Umat. Kekuatan Doa juga adalah hal yang perlu dilakukan Umat Islam Indonesia kepada Muslim Palestina. Umat Islam Indonesia harus manfaatkan momentum ini untuk mendakwahkan Palestina terhadap masyarakat luas, dengan dimulai pada keluarga kecil.

Sebagai penutup, KH Bachtiar Nasir menyatakan pernyataan sekaligus ajakan kepada Muslim seluruh Indonesia, “Akan ada unjuk rasa terbesar di muka bumi, insyaa Allah, dan Jakarta akan penuh dengan umat Islam. Dan Alhamdulillah hari ini Majelis Ulama Indonesia sudah rapat dan memutuskan siap memimpin unjuk rasa umat Islam buat dunia! Berdasarkan ijtihad para ulama, aksi Indonesia Bersatu Bela Palestina akan diadakan Ahad (17 Desember) di Monas dan Kedubes Amerika.” [rma/FB.GNPF.Ulama/Youtube]

(in)

%d blogger menyukai ini: