Otoritas Bandara Akui Jumlah Penumpang Pesawat Turun

Ilustrasi bandara. (CNN Indonesia TV)

Ilustrasi bandara. (CNN Indonesia TV)

Sketsanews.com, Jakarta – Otoritas Bandara mengakui terjadi penurunan jumlah  penumpang  pesawat sejak awal tahun. Penurunan penumpang terkait harga tiket pesawat yang mahal .

Wakil Presiden Komunikasi Korporat AP II Yado Yarismano mengaku telah terjadi pengurangan jumlah penumpang di beberapa bandara yang dikelola oleh perusahaan. Ada indikasi penurunan penumpang karena harga tiket, tetap perlu dikaji faktor lain.

Yado juga mengaku belum memiliki data detail terkait penurunan penumpang di bandara yang dikelola perusahaan. Saat ini, AP II membuat 13 bandara seperti Bandara Kuala Namu, Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Silangit, hingga Bandara Halim Perdana Kusuma.

Hingga akhir 2018, AP 2 melayani 115 juta penumpang atau naik 9,5 persen dari posisi 2017 sebanyak 105 juta penumpang.

“Tapi, jika kami pantau, saat ini jumlah pergerakannya sudah mulai naik kembali,” jelas Yado kepada CNNIndonesia, Selasa (22/1).

Hal serupa disampaikan PT Angkasa Pura I (Persero). Sekretaris Perusahaan AP I Berguna Heryudhitiawan datang jumlah pengunjung di seluruh bandara kelolaan perusahaan. Saat ini, AP saya membuat 13 bandara di Jawa bagian timur dan Indonesia bagian tengah seperti Bandara Juanda, Bandara Sultan Hasanuddin, hingga Bandara Internasional Lombok.

Sebelumnya, sebanyak 433 penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Kota Pekanbaru, Riau, dibatalkan. Kembali ke atas karena jumlah tiket turun drastis terkendala harga tiket pesawat yang keluar terlalu mahal.
Meski demikian menurutnya, penurunan ini sebagian besar karena masa puncak liburan (musim puncak) yang telah berakhir. Secara tren, penumpang pesawat terbang memang melandai sejak Januari hingga Maret.

“Jadi beberapa faktornya menurut kami menjadi penyebab masa liburan yang telah habis, mengurangi perjalanan bisnis, dan naiknya harga tiket pesawat rata-rata,” jelas Handy.

Hanya saja, penurunan penumpang trbilanagvariasi antar bandara. Ia mencontohkan Bandara Inetrnasional Ngurah Rai di Bali, di mana penurunannya relatif lebih kecil daripada bandara lainnya.

Kendati demikian, ia belum bisa memberikan data detail penumpang. Ia mengatakan, jumlah penumpang masih dihitung oleh perusahaan.

“Dalam periode saat ini memang terjadi penurunan operasi dan jumlah pengunjung di kami belum saat ini sedang kami hitung,” jelas dia.


Berdasarkan data AP II selaku otoritas bandara menyebut ada 212 penerbangan domestik menuju Pekanbaru pada periode 1 – 21 Januari dikembalikan. Pada periode yang sama, 217 batal berangkat dari Pekanbaru. 

Sementara itu, untuk rute internasional, dari dan menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II.

“Penerbangan yang dirilis rata-rata 20 penerbangan per hari,” terang Executive General Manager Bandara SSK II Jaya Tahoma Sirait mengutip Antara, Selasa (22/1). (Sh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: