Pakar Hukum Sebut Pelaku Persekusi UAS Langgar UU Ormas

Foto: Diduga para pelaku pelaku persekusi terhadap Ustadz Abdul Somad di Denpasar, Bali. (ist)

Foto: Diduga para pelaku pelaku persekusi terhadap Ustadz Abdul Somad di Denpasar, Bali. (ist)

Sketsanews.com, Pekanbaru – Persekusi yang dilakukan oleh beberapa ormas Bali terhadap Ustadz Abdul Somad menyita perhatian publik, tak terkecuali para pakar hukum. Pakar hukum menilai tindakan ormas Bali tersebut secara jelas melanggar UU Ormas yang berlaku.

Seperti yang diungkapkan oleh pakar hukum asal Riau, Mexsasai Indra, Ia mengatakan bahwa ormas di Bali sudah melanggar Pasal 59 Ayat 3 huruf d, Perppu No 2 Tahun 2017 yang telah disahkan menjadi UU.
Jangan lupa subscribe kanal YouTube kami disini

“Pasal 59 ayat 3 huruf d, Perppu No 2 Tahun 2017 (UU Ormas) tentang Ormas disebutkan, setiap ormas dilarang melakukan kegiatan yang merupakan tugas aparat penegak hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya dalam unggahan di laman Facebooknya, Senin (11/12), seperti dikutip dari Swamedium.

Dilanjutkan Mexsasai, tindakan ormas yang mengusir dan mengancam UAS adalah sesuatu yang bertentangan dengan ketentuan hukum berlaku.

“Tindakan sejumlah orang dengan atas nama ormas yang ‘mengadang’ dakwah Ustad UAS jelas bertentangan dengan ketentuan Pasal 59 ayat 3 huruf d Perppu ormas tersebut, dan tindakan itu jelas merupakan eigen rechting atau main hakim sendiri, bahkan sesuai dengan keterangan UAS, ada intimidasi terhadap beliau berupa ujaran kebencian,” paparnya.

Lebih lanjut, dosen Fakultas Hukum Universitas Riau itu menilai bahwa tindakan tersebut akan berpotensi kepada concursus idealis atau satu perbuatan yang melanggar beberapa aturan pidana.

“Oleh karena itu, sudah sepantasnya Kapolri memerintahkan Kapolda Bali untuk melakukan law enforcement seperti harapan UAS, dan di atas itu semua ini pula kesempatan bagi Kapolri untuk membuktikan bahwa kekuasaannya digunakan untuk menolong agama Allah,” tutupnya. (Wis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: