Pasta Gigi Cangkang Rajungan Juara Muda Berdaya 2019

Pasta Gigi Cangkang Rajungan Juara Muda Berdaya 2019
INOVATIF: Tim Caktadent dari SMAN 6 Palembang menawarkan produk pasta gigi dari bahan cangkang rajungan dan minyak jelantah yang selama ini dibuang masyarakat. (Shopee for JawaPos.com)

Sketsanews.com – Tim Caktadent dari SMAN 6 Palembang berhasil meraih juara pertama dalam program Muda Berdaya 2019 yang diselenggarakan perusahaan e-commerce Shopee dan Semua Murid Semua Guru (SMSG). Kelompok yang menawarkan inovasi pembuatan pasta gigi dari bahan cangkang rajungan dan minyak jelantah ini berhasil mengalahkan 20 kelompok SMA/SMK lain yang lolos dalam babak inkubasi di Palembang.

’’Selama ini cangkang rajungan dibuang begitu saja. Padahal, itu kaya calcium carbonat. Lalu, kami berinovasi memanfaatkannya menjadi pasta gigi yang ramah lingkungan, aman, dan sangat ekonomis. Kami sudah jual dengan cara titip di warung-warung dan promosi melalui media sosial,” ujar Gallang Abdi Persada, perwakilan Tim Caktadent. Atas inovasinya ini, Shopee memberikan hadiah berupa modal usaha sebesar Rp 30 juta kepada tim Caktadent.

Saat ini Tim Caktadent baru bisa memproduksi 40 kotak kemasan per bulan karena kendala waktu. Karena alasan itu, mereka pernah menolak pesanan seorang pejabat dari Jakarta sebanyak 100 kotak per bulan.”Berdasar survei kami, 90 persen pembeli suka dan 10 persen kurang suka karena rasa daun sirihnya. Maka, nanti kami buat rasa lain seperti stroberi,” ujarnya.

Juara II dipegang kelompok TEFA Rumah Impian dari SMKN 2 Palembang degan hadiah Rp 20 juta. Mereka menawarkan desain rumah dengan harga murah, berkisar Rp 350 ribu serta free konsultasi. Hal itu berbeda dengan jasa desain rumah pada umumnya yang ongkosnya dihitung berdasar meter persegi. TEFA Rumah Impian pernah mendapat pesanan desain gedung SMK dari gubernur Sumatera Selatan.

Sementara itu, Tim Dimada dari SMAN Sumsel berhasil menggondol juara III dengan hadiah Rp 10 juta melalui inovasi produk aksesorinya. Kelompok tersebut memanfaatkan limbah kertas majalah sebagai bahan dasar pembuatan beragam bentuk suvenir atau aksesori. Selain bernilai jual, inovasi itu berhasil mengurangi limbah kertas di masyarakat.

Country Brand Manager Shopee Rezki Yanuar mengatakan, tiga pemenang tersebut menawarkan potensi usaha yang besar jika dikelola dengan baik. Bukan hanya itu, pihaknya menilai, para pemenang tersebut mampu menawarkan produksi yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.

’’Pertama kita pasti melihat produknya, apakah mempunyai sisi inovasi, dampak terhadap lingkungan sekitar, serta bagaimana keberlanjutannya ke depan. Lalu, kita juga melihat kesiapan dari tim tersebut dalam mempresentasikan produknya. Tiga yang terpilih itu mempunyai ide yang kuat dan bisa dikembangkan lebih lanjut,” tutur Rezki.

Program pendidikan kewirausahaan Muda Berdaya melibatkan ratusan sekolah tingkat SMA/SMK yang ada di Palembang dan sekitarnya. Program ini terdiri atas beberapa rangkaian kegiatan. Yaitu, kelas inspirasi (pada Agustus), inkubasi atau pelatihan wirausaha (27–28 September), serta apresiasi ide usaha terbaik (29 September).

Selain memberikan apresiasi, dewan juri memilih tujuh tim dengan ide terbaik lainnya. Dijadwalkan kesepuluh tim terpilih akan diikutkan dalam program pelatihan Kampus Shopee selama 2–3 bulan. ’’Kita belum selesai di sini saja. Setelah ini, ada Kampus Shopee. Yaitu, pembimbingan untuk memastikan tidak hanya bisnisnya yang jalan, tapi penjualan online-nya juga jalan,” jelasnya.

Editor : Mohamad Nur Asikin
Reporter : ARM

▶ Sumber: JawaPos ◀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: