Pasutri Gagal Menyalip Truk, Istri Tewas Terlindas Suami Histeris

Sketsanews.com, Tuban – Sepasang suami istri pengendara motor terlibat kecelakaan maut di jalur nasional pantura Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (1/3) sore. Kendaraan mereka terseret truk trailer setelah gagal mendahului dari sebelah kiri, akibatnya sang istri tewas mengenaskan terlindas ban belakang truk.

Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur pantura tuban, jawa timur. kali ini terjadi di Kelurahan Sukolilo, Kecamatan Tuban Kota, antara sepeda motor yang ditumpangi oleh pasangan suami istri dengan sebuah truk trailer.Tangis korban Kusnadi pecah ketika menyaksikan tubuh sang istri, Santi, tergeletak di aspal jalan nasional pantura ini. Warga Desa Dawung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, ini terus berteriak histeris hingga petugas kepolisian mengevakuasi korban ke dalam mobil ambulance.

Pasangan suami istri ini mengalami kecelakaan, sepeda motor yang dikendarai tersangkut truk trailer bernopol L 8975 UZ saat berusaha mendahului dari sisi kiri. Korban kusnadi bersama motornya jatuh ke kiri, sedangkan korban santi yang dibonceng jatuh ke kanan sehingga terlindas ban belakang truk.

Korban tergeletak di aspal jalan langsung dievakuasi petugas kepolisian ke Rumah Sakit Umum Doketr Koesma, namun upaya tim dokter menyelamatkan nyawa korban gagal. korban tewas akibat luka parah pada organ vital, serta kehilangan banyak darah.

Pasca kejadian, Sudarman, sopir truk trailer beserta kendarannya, diamankan petugas ke pos polisi terdekat. Selain untuk mengurai kemacetan, juga untuk dimintai keterangan terkait kejadian kecelakaan tersebut.

Akibat peristiwa ini jalur nasional pantura Tuban-Surabaya sempat tersendat selama hampir 2 jam, arus lalu lintas kembali normal setelah polisi selesai mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan dan melakukan olah tempat kejadian perkara, seperti dikutip dari Pojokpitu.

(Tb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: