Patroli Gabungan Pemilu TNI-POLRI, Ormas Boleh Ikut Tapi Akan Disortir

Apel gabungan TNI/Polri=. ©2019 Merdeka.com/Moch Andriansyah

Apel gabungan TNI/Polri=. ©2019 Merdeka.com/Moch Andriansyah

Sketsanews.com, Jakarta Polisi terus memantau perkembangan keamanan menjelang pemilu serentak 2019 yang jatuh pada Rabu (17/4) mendatang. Salah satu untuk meningkatkan pengamanan, Polda Metro Jaya membentuk Satuan Tugas (Satgas) Nusantara.

“Satgas Nusantara itu berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang humanis, yang kita lakukan dengan masyarakat. Artinya bahwa namanya perbedaan itu wajar, kewajaran itu juga harus kita tindaklanjuti juga sampai ada konflik,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (2/4).

Selain itu, Argo juga menyebutkan, Polda Metro juga telah membentuk Tim Khusus Antipreman (Tekap).

“Ada namanya operasi rutin yang ditingkatkan. Dari operasi rutin, kita membentuk Tekap. Kemarin sudah kita rilis ada beberapa yang tindak pidana dan Subdit Crime juga sudah lakukan banyak penangkapan,” katanya.

Lebih lanjut, Argo menambahkan, patroli gabungan tersebut pun melibatkan unsur TNI dan organisasi masyarakat (Ormas) di dalamnya. Nantinya, setiap ormas yang ingin ikut patroli gabungan akan di sortir oleh pihak kepolisian.

“Misalnya ada ormas pun yang mau ikut boleh untuk patroli untuk mengamankan Jakarta ini. Misalnya kirim surat mau ikut boleh. Tetapi nanti juga kita sortir yang bisa siapa saja,” pungkas Argo. (Gs)

 

sumber : merdeka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: