Pemkab Undang Ponpes Ikut Memberantas Lokalisasi

muku

Sketsanews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen terus menyosialisasikan perbaikan pola ziarah makam Pangeran Samudra di Gunung Kemukus untuk memberantas praktik prostitusi terselubung. Salah satunya dengan mengundang para pengelola pondok pesantren (ponpes) dari seluruh Indonesia untuk ziarah dan berdoa di Gunung Kemukus sesuai kaidah Islam.

Kepala Dinas Pariwisata Seni Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpor) Sragen, Maksun Isnadi, Minggu (16/10/2016) mengatakan, saat ini kawasan wisata Gunung Kemukus sebenarnya sudah banyak berubah. Kendati masih ada beberapa tempat hiburan di sekitar lokasi makam Pangeran Samudra, namun keberadaannya terus ditata dan berkurang.

Tidak hanya penataan tempat hiburan, kata Maksun para wanita penghibur yang biasa mangkal di Kemukus juga terus dirazia dan dikembalikan ke daerah asal. Pemkab juga intensif melakukan sosialisasi meluruskan mitos ziarah di Kemukus, tidak boleh ada ritual hubungan badan. “Bahkan untuk menggiatkan kegiatan religi di Kemukus, kami sudah mengundang para pengelola ponpes untuk datang ziarah dan berdoa di makam sesuai kaidah Islam,” ujar Isnadi, sepertidikutip dari krjogja.

Menurut Isnadi, geliat keagamaan juga sudah mulai terlihat setiap malam Jumat Kliwon maupun Jumat Pon. Saat itu kompleks makam ramai pengunjung dan sudah jauh berkurang praktik prostitusi terselubung. “Memang untuk melakukan pengawasan serta penertiban prostitusi terselubung agak sulit. Tapi setidaknya dengan sosialisasi ziarah sesuai kaidah keagamaan diharapkan praktik protitusi tidak ada lagi,” jelasnya. (Wis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: