Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines Penanganan Arus Balik: Dikritik Keras Fadli Zon, Dipuji Jokowi

Penanganan Arus Balik: Dikritik Keras Fadli Zon, Dipuji Jokowi

Ilustrasi/ Contraflow di Tol Cikampek (Foto: Agung Pambudhy-detikcom)

Sketsanews.com, Jakarta – Manajemen arus mudik dan arus balik lebaran dikritik Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Fadli menyebut infrastruktur jalan tol dan manajemen rekayasa lalu lintas tak ampuh sehingga kemacetan tetap terjadi.

Bagi Fadli, pemerintah sekadar membanggakan pembangunan infrastruktur jalan tol. Sedangkan penerapan contraflow yang disebut Fadli terpanjang di dunia malah bikin rugi pengguna jalan tol di jalur sebaliknya.

“Rekayasa lalu lintas berupa contraflow juga tak maksimal mencegah atau sekadar mengurai kemacetan. Padahal contraflow yang diberlakukan sudah sangat panjang. Bahkan bisa jadi penerapan contraflow kali ini terpanjang dalam sejarah Indonesia. Contraflow juga mengganggu masyarakat pengguna tol reguler yang tak tahu kebijakan ini,” kata Fadli lewat keterangan tertulis, Kamis (21/6/2018).

Tapi pemerintah menilai sebaliknya. Presiden Joko Widodo memuji manajemen pengaturan arus balik lebaran.

“Arus balik saya kira dengan manajemen yang sudah dilakukan oleh Kemenhub, Polri dan seluruh jajaran terkait saya kira sudah sangat bagus,” ujar Jokowi kepada wartawan di Bandara Soekarno-Hatta.

Pada arus balik lebaran, Polri menerapkan sistem satu arah atau one way guna mengantisipasi kemacetan saat terjadinya arus balik. Tak tanggung-tanggung, sistem satu arah ini diterapkan hingga 294 kilometer menuju Jakarta.

Sistem one way mulai diterapkan polisi sejak Selasa (19/6) sore. Mulanya one way hanya diterapkan dari Jalan Tol Palimanan, Jawa Barat, menuju Cawang, Jakarta, sejak pukul 15.00 WIB. Setelahnya pada pukul 15.50 WIB, one way diperpanjang, dari Jalan Tol Brebes, Jawa Tengah.

Sistem satu arah kembali diperpanjang hingga dimulai dari ruas Jalan Tol Kertasari, Tegal, Jawa Tengah. Gerbang Tol Kertasari terdapat di KM 194, sehingga total jalur untuk sistem satu arah mencapai 294 kilometer.

(Sh/detik).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: