Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Politik Pengamat: Pernyataan Amien Rais Sasar Pemilih Pilpres 2019

Pengamat: Pernyataan Amien Rais Sasar Pemilih Pilpres 2019

Amien Rais/Republika

Sketsanews.com, Jakarta –  Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Toto Sugiarto, melihat, sebutan, Amien Rais yang membagi kategori partai politik sebagai partai setan dan partai Allah membidik (Pilpres) 2019. Dikotomi itu sengaja diciptakan untuk membelah atau suara pemilih.

Belajar dari pilpres dan pemilihan kepala (pilkada) sebelumnya, isu primordial menjadi bahan yang sangat kuat untuk memengaruhi suara. Ketika dilempar ke publik, masalah ini menyebabkan untuk mengubah pandangan untuk menciptakan suasana menjadi kacau .

“Ini masalah demokrasi yang menjadi tidak dilandasi pikiran rasionalitas yang baik-baik saja,” ujar Toto kompilasi dihubungi Republika.co.id , Senin (16/4).

Ketika berbicara sasaran kemenangan dalam kontestasi, Toto melihat pernyataan Amien bisa saja dianggap halal oleh beberapa pihak. Tidak menutup diperlukan, politisi dan partai politik akan memanfaatkannya untuk menyerobot masyarakat.

Hanya, Toto mengatakan, kunci isu-isu primordial memiliki potensi bahaya yang sangat besar karena sifat laten. Isu ini tidak akan hilang dan akan muncul setiap saat sekalipun kontestasi telah selesai.

“Bahayanya di situ, pembelahan suara sampai ke depan yang emosional terus dan terus bisa muncul kembali di kemudian hari,” ucapnya.

Perlakuan ini berbeda dengan isu yang dilemparkan ke masyarakat terkait kinerja. Isu kinerja memiliki target orang per orang yang mungkin tidak akan terulang. Tapi, kalau isu primordial isunya akan terus hidup karena targetnya lebih ke mengaduk dan memanggil laten.

Sebelumnya, Amien menyebut tentang partai Allah dan partai setan setelah Gerakan Indonesia Salat Subuh berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, pada Jumat (13/4). Pernyataan Amien tersebut dianggap sebagai pendikotomian partai politik dan menimbulkan pro dan kontra.
(Eni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: