Pertolongan Pertama pada Orang yang Mengalami Perdarahan Dalam

Sketsanews.com, Perdarahan di dalam (internal bleeding) alias perdarahan yang tidak terlihat merupakan salah satu kondisi yang cukup membingungkan. Sebab, jarang orang tahu apa yang harus dilakukan. Maka itu, diperlukan pengetahuan yang cukup tentang pertolongan pertama pada perdarahan yang terjadi di dalam.

Gejala perdarahan dalam

perdarahan dalam

Awal mulanya, perdarahan di dalam ini tidak memiliki gejala yang begitu terlihat meskipun pada akhirnya dapat terasa sangat sakit dan berujung pada hilang kesadaran.

Seiring dengan berjalannya waktu, tanda perdarahan di dalam akan mulai terlihat, seperti perdarahan pada saluran pencernaan yang terlihat melalui BAB berdarah.

Bila Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala di bawah ini, kemungkinan besar sedang mengalami perdarahan di dalam dan membutuhkan pertolongan pertama.

  • Terlihat pucat dan terasa dingin
  • Keringat dingin
  • Merasa cemas
  • Napas menjadi lebih cepat
  • Denyut nadi melemah
  • Mual hingga muntah
  • Sulit mengembalikan kesadaran diri hingga pingsan

Pertolongan pertama pada perdarahan dalam

Umumnya, orang awam akan sulit untuk menghentikan perdarahan yang terjadi di dalam tubuh. Akan tetapi, terdapat tips melakukan pertolongan pertama pada perdarahan dalam agar terhindar dari kondisi yang terburuk.

1. Memeriksa keadaan orang yang mengalami perdarahan

sering pingsan

Sebelum menghampiri orang yang mengalami perdarahan, cobalah untuk memeriksa keadaan sekitar. Jangan sampai, ketika Anda mendekatinya, hal itu justri akan semakin memperparah kondisinya.

Bila sudah yakin, cobalah untuk mendekatinya orang tersebut dengan perlahan dan periksa apakah terdapat bekas benturan atau tanda-tanda lainnya.

Walaupun Anda tidak bisa mendiagnosis, setidaknya menemukan gejala lain akan membantu petigas medis saat memeriksa orang tersebut.

Jangan lupa untuk mencuci tangan atau gunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah melakukan pertolongan pertama pada orang yang mengalami perdarahan dalam.

2. Memanggil ambulans

penanganan stroke

Setelah itu, tentu pertolongan pertama pada orang yang mengalami perdarahan dalam adalah memanggil ambulans.

Ingat, perdarahan di dalam tidak dapat dihentikan oleh orang biasa, tetapi dengan dokter atau tenaga medis lainnya.

Oleh karena itu, segera panggil ambulans agar orang tersebut mendapatkan pengobatan yang tepat dan cepat.

3. Menjaganya tetap hangat

menghangatkan diri

Salah satu gejala dari orang yang mengalami perdarahan dalam adalah kedinginan. Itu sebabnya, usahakan untuk memberikan mereka selimut dengan hati-hati.

Jagalah agar badan mereka tetap hangat sampai ambulans atau bantuan medis lain datang.

4. Jangan memberikan makan atau minuman

cara-menolong-orang-pingsan

Salah satu pertolongan pertama yang wajib Anda ketahui saat melihat orang mengalami perdarahan di dalam adalah tidak memberikan makanan atau minuman.

Hal tersebut dilakukan karena Anda sendiri belum tahu di mana letak perdarahan. Bila sembarangan memberikan makanan atau minuman, hal itu justru bisa melukai dan memperparah area yang mengalami perdarahan.

5. Melakukan CPR bila perlu

cpr

Kondisi yang paling buruk ketika Anda menemukan orang dengan perdarahan di dalam tubuh adalah kehilangan kesadaran.

Bila orang tersebut pingsan akibat benturan keras atau setelah mengeluhkah kepalanya yang pusing, Anda bisa membaringkannya dan mengangkat kakinya hingga lebih tinggi dari jantungnya.

Selain itu, periksa denyut nadi dan jeda pernapasannya. Jika nadi tidak teraba dan Anda pernah melakukan pertolongan pertama dengan pernapasan buatan atau CPR, Anda mungkin dapat melakukannya.

Akan tetapi, jika tidak memiliki pengalaman atau pengetahuan seputar CPR, jangan mencobanya pada orang yang mengalami perdarahan.

Hal itu berisiko memperparah kondisi orang yang mengalami perdarahan di dalam.

Sebenarnya, tidak terlalu banyak pertolongan pertama yang dapat kita lakukan pada orang yang mengalami peradarahan di dalam.

Langkah bijak yang dapat Anda lakukan adalah dengan memanggil ambulans atau bantuan medis lainnya.

Original Source : hellosehat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: