Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini Kekeringan di Wonogiri, Dari 12 Telaga, Hanya 4 Yang Berair

Kekeringan di Wonogiri, Dari 12 Telaga, Hanya 4 Yang Berair

Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Pangabean Sik secara simbolis telah menyerahkan kepada Camat Pracimantoro Warsito tepatnya di dusun Joho Kidul desa Joho Kec Pracimantoro air bersih sejumlah 20 tangki dan snack sebanyak 300 bungkus (tribunekompas.com)

Sketsanews.com, Wonogiri – Air bersih menjadi barang berharga di wilayah Wonogiri bagian selatan. Satu tangki berkapasitas 6.000 liter air bersih, kini dihargai Rp 150.000. Kondisi tersebut terjadi di Kecamatan Pracimantoro.

Sejak beberapa bulan belakangan, wilayah tersebut tidak lagi mendapat guyuran hujan. Akibatnya, sebagian desa dilanda kekeringan dan krisis air bersih.

Lantaran kondisi itulah, sebagian penduduk di Kecamatan Pracimantoro kini membeli air melalui truk-truk tangki. Adapun harga air bersih mencapai Rp 150.000 per tangki ukuran 6.000 liter.

“Sampai di Desa Gambirmanis, harga airnya sudah mencapai Rp 150.000 per tangki,” ungkap Camat Pracimantoro, Warsito, seperti dikutip dai Joglosemar, Minggu (16/7/2017).

Selain Gambirmanis, desa yang juga dilanda kekeringan adalah Joho. Pembelian air bersih melalui truk tangki, menurut Camat, sudah menjadi pemandangan lazim.

Soal harga air bersih tersebut, Camat mengatakan, bisa saja terus bertambah tinggi. Terlebih jika mendekati puncak kemarau. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, satu tangki bisa menembus harga Rp 180.000.

(Wis)

%d blogger menyukai ini: