Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hidup Sehat Krisis Air Bersih, Warga Gunakan Air Kubangan

Krisis Air Bersih, Warga Gunakan Air Kubangan

Air Bersih (ilustrasi)

Sketsanews.com, Idramayu — Musim kemarau yang mengakibatkan krisis air bersih memaksa warga di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, menggunakan air kubangan. BPBD bersama PDAM setempat pun memberikan bantuan air bersih melalui mobil tangki.

Sejumlah warga di Desa Kalianyar terpaksa menggunakan air kubangan kotor yang berwarna kehijau-hijauan dan berbau amis. Air kubangan itu bahkan bercampur dengan sampah. Tanpa mempedulikan kualitas air tersebut, warga terpaksa mandi, menggosok gigi, dan mencuci piring serta pakaian di dalam kubangan yang merupakan kolam penampungan air tersebut.

Warga terpaksa menggunakan air kotor dan berbau itu karena sumur mereka tidak lagi mengeluarkan air di musim kemarau seperti sekarang. Begitu pula layanan air bersih dari PDAM juga sulit mereka dapatkan. ”Ya seperti ini setiap tahun, kalau musim kemarau air (kubangan) jadi andalan,” ujar seorang warga setempat, Ury, Sabtu (26/8).

Warga yang menggunakan air kubangan itu mengaku tak memiliki pilihan lain. Meski membahayakan kesehatan terutama kesehatan kulit, mereka tetap menggunakan air kubangan tersebut. ”Beberapa warga merasakan gatal-gatal karena menggunakan air kubangan itu,” tutur Ury.

Sementara itu, untuk keperluan memasak dan minum, warga harus merogoh kocek lebih dalam. Pasalnya, mereka harus membeli air galon kemasan isi ulang.

Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Edi Kusdiana, mengaku mengetahui kondisi krisis air bersih yang dialami warga di Desa Kalianyar. Karena itu, BPBD bersama PDAM Indramayu sudah mengirimkan bantuan air bersih dengan menggunakan mobil tangki. ”Saat ada desa yang mengalami krisis air bersih, kami siap mengirimkan bantuan air,” kata Edi, Senin (28/8).

Dilansir dari Republika, Edi mengatakan, bagi desa yang mengalami krisis air bersih, maka harus segera mengirimkan surat ke kecamatan, PDAM dan BPBD. Setelah ada surat resmi tersebut, maka bantuan air bersih akan segera dikirimkan. Sejauh ini, kata Edi, baru Desa Kalianyar yang mengalami krisis air bersih. Sedangkan desa lainnya di Indramayu masih aman. ”Sebelumnya ada juga desa di Pasekan yang mengalami krisis air bersih, tapi Juni kemarin. Kalau sekarang baru Desa Kalianayar,” tutur Edi.

(Ad)

%d blogger menyukai ini: