Planet Saturnus Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang Malam Ini

Planet Saturnus (ilustrasi). Foto: Ist

Planet Saturnus. (Ist)

Sketsanews.com, Jakarta – Masyarakat Indonesia mendapatkan kesempatan langka melihat fenomena alam yang akan terjadi Rabu malam (10/7/2019) hingga Kamis dini hari (11/7/2019). Ya, planet Saturnus berpotensi bisa terlihat dari Bumi dengan mata telanjang.

Planet Saturnus mengalami oposisi dengan Bumi, atau fenomena ketika dua planet akan mencapai jarak terdekat.

Planet bercincin itu akan memiliki jarak 1,351 miliar kilometer dari Bumi atau sekitar 10 kali jarak Matahari dan Bumi.

“Planet yang terkenal dengan adanya cincin yang mengitarinya ini akan bisa terlihat malam ini, lho. Sekitar 380 hari sekali Saturnus akan tampak berseberangan (oposisi) dengan Matahari kalau dilihat dari Bumi. Sehingga planet Saturnus ini tampak lebih terang dan jelas di malam hari,” tulis Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) di akun Twitter resminya, @LAPAN_RI.

LAPAN menjelaskan Saturnus akan berada di depan rasi Sagitarius dekat dengan arah pusat Bimasakti.

“Oposisi saturnus bisa terlihat dengan mata, tapi kalau ingin melihat lebih dekat sampai terlihat cincin Saturnus harus pakai teleskop,” tulisnya lagi.

Fenomena langka ini mulai bisa dilihat pada sekitar jam 20.00 WIB hingga dini hari.

“Oposisi Saturnus bakal jelas terlihat sekitar jam 8 malam (20.00) sampai pukul 4 pagi. Akan terlihat lumayan terang di sebelah timur dan berwarna kekuningan dan tidak berkedip seperti bintang,” kata LAPAN.

Melansir dari Kumparan, fenomena oposisi Saturnus ini akan terjadi berulang satu tahun sekali. Namun dengan jarak magnitudo yang berbeda-beda.

Magnitudo adalah tingkat kecerlangan benda langit. Makin kecil magnitudo, maka makin terang benda langit dari sudut pandang manusia.

Jarak terdekat Saturnus dengan Bumi terakhir terjadi pada 13 Januari 2005 lalu, saat itu jaraknya mencapai 1.208 miliar kilometer. (Spa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: