Sketsa News
 

Polemik Cawapres Jokowi

Sketsanews.com, Jakarta – Penetapan Calon Wakil Presiden (cawapres) Jokowi memang telah ditentukan, hanya saja cerita gagalnya Mahfud MD menjadi pendamping Jokowi menyisakan tanda tanya besar. Bagaimana tidak!, kepada sejumlah media Mahfud sudah menyampaikan ia dipanggil istana untuk mengukur baju yang akan dipakai ketika mendaftar ke KPU dan juga diminta untuk menyerahkan curriculum vitae atau daftar riwayat hidup.

“Saya sudah dipanggil istana untuk menyerahkan curriculum vitae tadi pagi. Dan sudah diminta ukur baju supaya samaan dengan Pak Jokowi, ” ungkap Mahfud.

Drama penetapan cawapres didetik-detik akhir yang disajikan kubu petahana semakin jelas terungkap setelah dalam acara ILC semalam Mahfud MD secara terang-terangan menceritakan kronologis kejadian yang beliau alami.

Terungkap bahwa keputusan Jokowi berubah didetik-detik akhir dan takluk pada Partai Koalisi karena didatangi oleh Partai Koalisi yang masing-masing membawa nama cawapres yang berbeda-beda.

“Sampai kemaren sore memang sudah saya perintahkan mengerucut satu pak Mahfud, tetapi tiba-tiba partai-partai datang mengajukan calon calon sendiri-sendiri yang berbeda, loh saya kemudian ndak bisa menolak, saya kan bukan ketua partai sementara ini koalisi harus ditandatangani. Kata Pak Jokowi”, ungkap Mahfud.

Hal ini jelas menjadi preseden buruk bagi Jokowi yang tidak dapat mempertahankan integritasnya sebagai seorang pemimpin dan dalam mengambil keputusan krusial bisa berubah apabila ada tekanan-tekanan yang ditujukan terhadap dirinya.

“Anda bayangkan seorang Presiden pada saat terakhir tidak bisa mempertahankan integritasnya, dia mengatakan pada Pak Mahfud tadi, saya ditekan segalamacam. Pemimpin macam apa yang diujung ketika dia harus memutuskan mengatakan saya menyerah karena ditekan maka dia ganti pilihan dia”, ungkap Rocky Gerung.

(Sf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: