Polisi Hong Kong tangkap 1.100 demonstran dalam sehari

Sebelumnya puluhan demonstran yang membentuk barikade di dalam Universitas Politeknik Hong Kong menolak menyerah ketika polisi mengepung kampus selama tiga hari berturut-turut

Sketsanews.com – Polisi Hong Kong menangkap sekitar 1.100 orang dalam satu hari ketika kepolisian menemukan lebih dari 3.900 bom bensin di Universitas Cina Hong Kong (CUHK), lansir Channel News Asia pada Rabu.

Seorang juru bicara kepolisian mengatakan staf dari CUHK dan Universitas Politeknik Hong Kong (PolyU) telah melaporkan pencurian bahan kimia berbahaya dari laboratorium mereka.

Polisi Hong Kong tangkap 1.100 demonstran dalam sehariIlustrasi: Petugas polisi anti huru hara menangkap demonstran di luar gedung dewan legislatif di Admiralty, Hong Kong pada 29 September 2019 (Miguel Candela Poblacion – Anadolu Agency)

“Sangat mengkhawatirkan bahwa universitas di Hong Kong (telah) berubah menjadi pabrik senjata,” kata dia.

Sebelumnya puluhan demonstran yang membentuk barikade di dalam PolyU menolak menyerah ketika polisi mengepung kampus selama tiga hari berturut-turut.

Meski diminta bubar, para pengunjuk rasa tetap mengabaikan peringatan polisi dan menolak untuk pergi, ujar juru bicara kepolisian itu.

Polisi akhirnya berhasil menembus setelah mendapatkan bantuan dari staff universitas dan mengumpulkan bukti barang-barang berbahaya yang dibawa demonstran.

“(Lebih dari) 3.900 bom bensin disita, yang merupakan jumlah tertinggi di satu lokasi,” ujar polisi itu.

Sumber : Anadolu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: