Polisi Ringkus Dua Mahasiswa Pemilik Ganja di Kota Malang

Wakapolres Malang Kota Kompol Arie Trestiawan didampingi oleh Kasat Reskoba AKP Syamsul Hidayat dan Kasubbag humas Ipda Ni Made Seruni Marhaeni dalam Konfrensi Pers ungkap kasus narkotika, Kamis, 20/6/2019.  (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Wakapolres Malang Kota Kompol Arie Trestiawan didampingi oleh Kasat Reskoba AKP Syamsul Hidayat dan Kasubbag humas Ipda Ni Made Seruni Marhaeni dalam Konfrensi Pers ungkap kasus narkotika, Kamis, 20/6/2019.  (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Wakapolres Malang Kota Kompol Arie Trestiawan didampingi oleh Kasat Reskoba AKP Syamsul Hidayat dan Kasubbag humas Ipda Ni Made Seruni Marhaeni dalam Konfrensi Pers ungkap kasus narkotika, Kamis, 20/6/2019.  (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)
Wakapolres Malang Kota Kompol Arie Trestiawan didampingi oleh Kasat Reskoba AKP Syamsul Hidayat dan Kasubbag humas Ipda Ni Made Seruni Marhaeni dalam Konfrensi Pers ungkap kasus narkotika, Kamis, 20/6/2019.  (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Sketsanews.com, Malang – Sat Reskoba Polres Malang Kota berhasil meringkus dua orang mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di kota Malang, Kamis, 20/6/2019. Dua mahasiswa dengan inisiasi MIL (24) dan JSP (22) diringkus petugas pada 12 Juni 2019 lalu lantaran kedapatan memiliki narkotika jenis ganja dengan berat masing-masing 350 gram dan 15,75 gram.

Wakapolres Malang Kota Kompol Ari Trestiawan menerangkan, bahwa kedua tersangka yang bersatatus sebagai mahasiswa PTS itu mendapatkan barang terlarang dari Medan, Sumatra Utara.

“Berdasarkan pengakuannya, kedua tersangka itu mendapatkan barang haram dari Medan yang saat ini masih berstatus DPO,” terang Arie dalam Konferensi pers ungkap narkoba, yang didampingi Kasat Reskoba AKP Syamsul Hidayat dan Kasubbag Humas, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni, Kamis (20/6).

Baca juga: Rektor di Kota Malang Sepakat Tolak Kerusuhan Selama Proses Sidang MK

(Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Tak hanya itu selain kedua mahasiswa, Polisi juga berhasil membekuk dua tersangka lainnya yakni MIR (19) dan MSP (23) sebagai pengedar ganja di kawasan Sawojajar, kota Malang.

“Dari tangan MIR didapati barang bukti ganja seberat 7,15 gram, sementara itu dari MSP barang bukti berupa ganja kering seberat 0,62 gram,” imbuh Arie kepada Sketsanews.com.

Dikatakan, total barang bukti dari empat orang tersangka sebanyak 60 paket ganja sejumlah 373,52 gram.

Baca juga: Tongkat Komando Satpomau Lanud Abdulrachman Saleh Berpindah

Tersangka MIR, JSP, dan MIL dijerat dengan Pasal 111 ayat 1 Undang-undang RI No. 35 tentang Narkotika dengan ancaman 4 tahun penjara. Adapun tersangka MSP dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Undang-undang RI No. 35 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mininal 5 tahun penjara, maksimal 20 tahun penjara.

“Kini seluruh tersangka diamankan di tahanan Polres Malang Kota guna penyidikan lebih lanjut,” pungkas Arie Trestiawan. (Lis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: