Polisi Tangkap 2 Orang Penghina Jokowi

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Issak Ramdhani/JawaPos.com)

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Issak Ramdhani/JawaPos.com)

Sketsanews.com, Bogor –   Polda Jawa Barat dan Polres Bogor berhasil mengamankan dua orang pelaku yang melakukan orasi menghina Presiden, Joko Widodo (Jokowi). Keduanya berinisial S dan B.

“Pada Kamis (4/5) jam 21.20 WIB dan Jumat (5/5) sekira jam 14.20 WIB telah diamankan dua orang laki-laki,” ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/4).

Pelaku S diketahui berperan sebagai orang yang merekam video dan disebarkan melalui media sosial. Sedangkan pelaku B berperan sebagai orator.

Kedua pelaku diamankan di tempat yang berbeda. S diamankan di rumahnya di Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor. Sedangkan B diamankan di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

“Dari hasil penyidikan, pelaku melakukan orasi dan berkata-kata yang menjelek-jelekan presiden atas kehendak sendiri dengan alasan untuk membela guru besarnya Rizieq Sihab karena yang bersangkutan merupakan anggota FPI,” sambung Dedi.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Bogor untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Sejauh ini polisi mengamankan sejumlah barang bukti, salah satunya handphone yang digunakan untuk merekam dan menyebarkan video milik pelaku S, serta handphone milik B.

Pelaku dikenakan Pasal 45 ayat (3) Undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan undang-undang Nomor 11 tahun 2008 dan atau pasal 45A ayat (2) undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang ITE, dan atau pasal 14 ayat (1) undang-undang nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana, dan atau pasal 157 ayat (1) KUHP, seperti yang dikutip dari Jawapos.

Diketahui, pelaku S beberapa waktu lalu melakukan orasi bernada penghinaan kepada Presiden Jokowi. Pelaku membawa tulisan ‘Hei Jokowi Rakyat Sudah Muak Jijik Sama Lu..!’, pelaku juga berteriak ‘Jokowi goblok, Jokowi babu Cina’. Aksi ini kemudian direkam oleh pelaku B dan disebarkan ke media sosial.

Diduga video direkam di depan area pintu masuk Grand Mekarsari Residence yang berada di Cileungsi Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/4). Perekaman terjadi sesaat setelah kegiatan memperingati Isra Mikraj di Taman Buah Mekarsari yang dihadiri oleh Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno.

(Tb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: