Posting Ujaran Kebencian Bermuatan SARA, Pasutri di Surabaya Dibekuk Polisi

Ilustrasi tahanan Foto: Robby Bernardi/detikcom

Ilustrasi tahanan. (Istimewa)

Sketsanews.com, Jakarta – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bersama tim Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya mitra kerja yang ikut membantu dalam akun Facebook, Antonio Antonio media sosial.

“Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim didukung Satreskrimsus Polrestabes Surabaya, Unit Inteltek Dit IK Polda Jatimdukung Dittipidsiber Bareskrim menjadi suami istri di TKP,” kata Brigjen Dedi saat dihadiri Antara, Minggu (7/4).

Dua meminjamkan Arif Kurniawan Radjasa (35) dan Puji Astutik (32) diamankan polisi di tempat kos mereka yang beralamat di Jalan Buncitan Nomor 149 Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur pada Sabtu (6/4).

Dari hasil pemeriksaan, pemantauan, mengunggah konten ujaran kebencian bermuatan SARA di Facebook dengan tujuan agar masyarakat tidak memilih capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno .

“Seharusnya dilakukan agar masyarakat tidak memilih Prabowo pada Pilpres 2019 dengan alasan yang dimaksudkan sebagai korban dari tragedi 1998,” katanya.

Barang bukti yang disita tentang satu ponsel merek Asus, satu ponsel merek Lenovo dan satu tablet Samsung.

Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 Ayat (2) dan atau Pasal 45B jo Pasal 29 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008. (Lis)
Sumber: Merdeka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: