Pro-kontra Amien Rais di Jagat Twitter

Amien Rais (Uje Hartono/detikcom)

Amien Rais (Uje Hartono/detikcom)

Amien Rais (Uje Hartono/detikcom)
Amien Rais (Uje Hartono/detikcom)

Sketsanews.com, Jakarta – Amien Rais sering menjadi bahan perbincangan politik, tak terkecuali di internet. Reaksi warganet beragam. Ternyata yang banyak membicarakan dia adalah ‘haters’-nya.

Politisi senior Amien Rais menjadi perhatian, dari era fajar reformasi hingga era internet saat ini. Di jagat Twitter, platform yang riuh oleh cuitan politik, gerak politik Amien Rais ternyata bikin kaget.

“Dalam sebulan terakhir ada sebanyak 10.175 akun manusia (bukan akun robot) yang merespons Amien Rais,” kata Direktur Komunikasi Indonesia Indicator Rustika Herlambang, Kamis (7/6/2018), seperti dimuat laman detikcom.

Dia lantas menyajikan analisis topik Amien Rais yang dipantau Indonesia Indicator dari 30 Mei hingga 5 Juni 2018. Data diambil pada Selasa 5 Juni 2018 jam 15.31 WIB. Total data percakapan di Twitter dengan kata kunci bervariasi soal Amien Rais ditemukan sebanyak 32.425 cuitan. Kata kunci yang digunakan adalah Amien rais, Amin Rais, Amienrais, Aminrais, Mbah Amin, dan Mbah Amien.

Akhir-akhir ini, isu yang melibatkan nama Amien Rais sudah banyak dibicarakan. Isu itu antara lain soal umrah Amien bersama Prabowo dan bertemu Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab, penghapusan gambar di akun Instagram Amien Rais (@amienraisofficial), hingga wacana pertemuan Amien dan Jokowi. Itu turut memengaruhi dinamika di Twitter.

“Pada 30 Mei, bahasan cuitan warganet meninggi,” kata Rustika.

Pro-kontra mewarnai pembicaran terkait Amien Rais. Umumnya yang kontra-Amien menganggap pernyataan dan sikap Amien melawan pemerintah. Pada tanggal 2 Juni, bahasan tentang Amien semarak, ada 6.000 cuitan di Twitter, memuncaki rekor periode tujuh hari pengamatan.

“Kubu pro-Amien Rais membuat dukungan terhadapnya beserta dukungan terhadap Habib Rizieq. Kubu kontra-Amien Rais membuat cuitan bahwa umrah yang dilakukannya merupakan umrah politik,” kata Rustika.

Pada 4 Juni cuitan warganet kembali meningkat terkait isu penghapusan foto Amien, Prabowo, dan Rizieq di Instagram. Ada pula isu soal penolakan kubu kontra-Amien terhadap pertemuan Amien-Jokowo. Hasilnya, 6.000 cuitan terkait Amien Rais pada 4 Juni, menjadi puncak tertinggi kedua setelah 2 Juni.

Kelompok kontra-Amien teramati punya jumlah total 1.884 akun, lima tagar, dan 13.627 cuitan. Sedangkan kelompok pro-Amien total akunnya 1.346 akun, 16 tagar, dan 6.722 cuitan.

Soal cuitan ulang, Kelompok kontra-Amien yang mencuitkan ulang hal terkait Amien Rais sebanyak 8.917 cuitan dengan 1.457 akun. Kelompok pro-Amien Rais menncuitkan ulang sebanyak 5.026 cuitan dengan total akun 1.033.

Ada pula kelompok lain dengan jumlah total 160 akun, 105 tagar, dan 1.574 cuitan. Kelompok media alias akun yang dibicarakan berjumlah 625 akun, 14 tagar, dan 2785 cuitan.

Cuitan pendukun Amien Rais juga mengaitkan tagar #2019GantiPresiden. Tagar itu menjadi nomor satu yang dipakai cuitan-cuitan terkait Amien Rais. Nomor dua dan seterusnya ada tagar yang digunakan kelompok kontra-Amien yakni #menolaklupa, disusul #kerjanyata, dan #kerjanyatajokowi.

Foto: Data soal reaksi pengguna Twitter terhadap Amien Rais. (Dok. Indonesia Indicator)
Foto: Data soal reaksi pengguna Twitter terhadap Amien Rais. (Dok. Indonesia Indicator)

Warganet juga mengungkapkan emosinya di Twitter. Ada yang gembira, sedih, antisipasi, jijik, marah, terkejut, takut, dan percaya. Bagaimana reaksi pengguna Twitter terhadap Amien Rais?

Hasilnya, reaksi emosi terkejut menjadi yang paling bayak ditunjukkan, disusul emosi antisipasi di urutan kedua, percaya di urutan ketiga, dan marah di urutan keempat. Selanjutnya, ada reaksi jijik, gembira, sedih, dan terakhir takut. Ternyata gerak politik Amien Rais bikin terkejut netizen.

“Emosi yang dimunculkan oleh kaum warganet antara yang pria dan wanita, maupun dari sisi usia, cukup beragam. Namun demikian, hampir semua usia dan jenis kelamin merespons hampir dengan emosi yang sama. Berturut-turut, emosi yang dimunculkan itu adalah: surprise (terkejut), anticipation, trust, anger, dan disgust. Sentimen negatifnya 32,5%,” kata Rustika.

Rustika menjelaskan, emosi warganet diketahui lewat analisis konten dari percakapan di Twitter tentang topik yang dibahas.

Percakapan terkait Amien Rais dimunculkan dari 7.619 akun manusia (87,3%) dan sebanyak 1.109 akun robot (12,7%). Mereka berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, namun yang terbanyak berasal dari Jakarta, disusul Jawa Tengah, kemudian Jawa Barat.

Percakapan terkait Amien Rais lebih menarik minat kaum pria (73,3%) dibanding kaum perempuan (26,7%). Kebanyakan antara usia 18-25 tahun (40,1%) dan 26-35 (29%), ada pula yang berusia di atas 35 tahun (28%).

Percakapan terkait Amien ini memang membentuk pro-kontra sehingga memunculkan perkubuan di jagat Twitter. Uniknya, yang paling banyak mencuit soal Amien adalah dari kalangan yang kontra-Amien, atau bisa secara simplistik disebut ‘haters’.

“Jejaring percakapan tersebut lebih didominasi oleh cuitan dari kelompok kontra terhadap Amien Rais,” tandas Rustika. (wal/detik)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: