Sketsa News
 
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Proyek Tol Batang-Semarang Berada Persis Ditengah Masjid

Proyek Tol Batang-Semarang Berada Persis Ditengah Masjid

Masjid di Kelurahan Beringin, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang

Sketsanews.com, Semarang – Sebuah Masjid di Kelurahan Beringin, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang tampak masih kokoh berdiri, persis di tengah ruas Tol Batang-Semarang, Seksi V Kaliwungu-Krapyak.

Masjid berwarna hijau dengan struktur dua lantai itu masih digunakan warga sehari-hari untuk beribadah, termasuk salat Jumat (18/5/2018) siang tadi.

Nama masjid ini adalah Jami’ Baitul Mustaghfirin, dan akan dibongkar jika bangunan masjid pengganti rampung.

Jalur Tol Batang-Semarang sendiri saat ini tengah dipersiapkan sebagai jalur fungsional saat mudik Lebaran 2018. Masjid itu pun menjadi satu-satunya bangunan yang belum dibongkar.

Kepala Seksi Pengadaan Tanah BPN Kota Semarang Wibowo Suharto mengatakan, soal lahan pengganti masjid sebetulnya tidak menjadi masalah. Pihaknya telah mendapat lahan penggantu dan melakukan pembebasan.

Loaksinya tak jauh dari lokasi masjid lama. Hanya, masalahnya bangunan pengganti belum tuntas dibangun hingga kini.

“Bangunan penggantinya belum jadi. Mestinya sebelum Lebaran ini jadi,” ungkap Wibowo.

Dia memilih menunggu bangunan pengganti jadi, sebelum membongkar masjid lama. Targetnya, dalam waktu tidak lama bangunan pengganti akan jadi.

“Bangunan pengganti tinggal pasang atapnya ya, kalau atapnya jadi nanti itu sementara sudah bisa dipakai dulu,” tambah Wibowo.

Masjid kedua

Selain di Kelurahan Beringin, ternyata masih ada masjid di Jalan Honggowongso Kelurahan Ngaliyan juga yang masih kokoh berdiri.

Pantauan Kompas, masjid di kelurahan Ngaliyan ini berada satu kompleks dengan sekolah. Masjid dan sekolah itu terlihat mencolok di tengah proyek ruas Tol Batang-Semarang.

Namun demikian, masjid itu dinilai tidak mengganggu arus mudik. Itu karena setengah jalan akses tol telah dibangun.

“Kalau yang di Ngaliyan itu tidak jadi masalah karena setengah jalur dibangun. Tapi masjid itu juga sudah bebas dan tinggal menunggu bangunan penggantinya juga,” ucap Wibowo.

Lahan pengganti untuk masjid dan sekolah di Kelurahan Ngaliyan pun telah tuntas dibebaskan.

Pemerintah menargetkan pada arus mudik tahun ini jalan tol yang dilewati pemudik bisa sampai Semarang. Khusus jalan tol fungsional akan sampai di Krapyak, Kota Semarang. (Wis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: