‘Puncajian’, Komunitas Punk Bekasi di Aksi 2112

Foto : Agus Subiyanto/Sketsanews.com

Foto : Agus Subiyanto/Sketsanews.com

Sketsanews.com, Jakarta – Peserta aksi yang hadir di kedutaan besar Cina tidak hanya dari kalangan tokoh nasional serta pimpinan ormas, namun ada peserta yang hampir luput dari perhatian kita sehari-hari  Aksi ini menjadi magnet dari semua masyarakat untuk mengekspresikan kepedulian mereka, begitu juga dengan komunitas punk Bekasi, dengan anggota 25 orang mereka menjadi bagian peserta aksi Jum’at, 21/12/2018.

Massa yang hadir pada aksi 2112 diperkirakan 10.000 sampai dengan 15.000 peserta.

Mereka datang sebagai bentuk solidaritas sebagai saudara seiman dan seaqidah karena melihat muslim Uighur mengalami penindasan dan penganiayaan, serta mengecam keras terhadap pemerintahan Cina.

Sebagaimana disampaikan korlap punk Bekasi kepada Sketsanews.com,“Bentuk solidaritas sebagai saudara  seiman & seaqidah, bahwa saudara kita di Uighur di aniaya, dan mengecam keras pemerintahan Cina atau Tiongkok yang telah kejam dan biadab melakukan kejahatan genoside terhadap minoritas muslim di Cina”, kata Miki atau Abu Hizam.

Foto : Agus Subiyanto/Sketsanews.com

Begitu juga peserta dari Bima, NTB, Ridwan Abu Ridho yang hadir di aksi  tersebut mengharapkan agar pemerintah Indonesia bersuara dan bersikap terhadap pelanggaran HAM yang dilakukan pemerintah Cina atau Tiongkok.

Dia mengatakan,” Tidak satu kata pun dari seorang Jokowi untuk kebebasan saudara-saudara kami di Uighur, Cina. Kami adalah aspirasi umat Islam sedunia begitu juga Indonesia. Merupakan sebuah keharusan untuk kami membantu dan menolong mereka”, katanya. (As)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: