Rayakan Hari Tani, Mahasiswa di Malang Geruduk DPRD

Mahasiswa di Kota Malang merayakan Hari Tani dengan menggelar aksi unjuk rasa ke gedung DPRD, Senin, 24/9/2018. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Mahasiswa di Kota Malang merayakan Hari Tani dengan menggelar aksi unjuk rasa ke gedung DPRD, Senin, 24/9/2018. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Sketsanews.com, Malang – Mahasiswa di Kota Malang memiliki cara sendiri dalam memperingati Hari Tani yang jatuh pada tanggal 24/9/2018. Dalam perayaannya, mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Malang guna menyampaikan aspirasi kepada pemerintah.

Gabungan mahasiswa yang terdiri dari Fakuktas Pertanian Unisma, Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (UB), Fakultas Peternakan UB, Fakultas Teknik Pertanian UB, Eksekutif Mahasiswa UB, Polinema, serta Universitas Negeri Malang.

Fajar Noor Alamsyah, Koordinator lapangan saat ditemui Sketsanews.com, mengungkapkan, bahwa dalam perayaan Hari Tani 2018 mahasiswa di Kota Malang menggunakan caranya sendiri untuk menyuarakan aspirasi dari Petani lokal.

“Pada Hari Tani kali ini kami menggunakan cara kami yaitu menyuarakan aspirasi-aspirasi dari para petani kita. Karena kondisi petani kita saat ini tengah terpuruk keadaanya”, ungkap Fajar.

(Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Mahasiswa juga menuntut ketegasan pelaksanaan Undang-undang Pokok Agraria dan Undang-Undang No. 41 Tahun 2009 tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan.

“Kami juga menuntut pemerintah mengutamakan penyerapan pangan nasional dan menindak tegas kebijakan impor saat panen raya. Karena hal itu melukai petani kita”, tegas Fajar.

Selain itu, mahasiswa menuntut pemerintahan Jokowi untuk mengevaluasi secara menyeluruh kinerja Kementerian Perdagangan atas kebijakan impor yang dilakukan, serta mengusut tuntas praktik korupsi di bidang agraria, khususnya perkebunan, kehutanan yang menyebabkan maraknya perampasan lahan.

Fajar mengaku bahwa semua berdasarkan hasil audiensi bersama dengan anggota dewan telah menerima semua tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa. Ia mengaku bahwa apabila dalam 30 hari kedepan tidak ada tindak lanjut maka pihaknya akan mengelar aksi susulan di Hari Pangan oada Oktober mendatang.

Mahasiswa menggeruduk gedung DPRD Kota Malang, Senin, 24/9/2018.(Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Sementara itu, Siswo anggota DPRD Kota Malang dari fraksi PKB mengatakan, bahwa pihaknya telah menerima semua aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa dalam aksi unjuk rasa.

“Setelah tuntunan kita terima, maka langsung kita kirim ke Pusat. Nanti jawabannya kita tunggu dari sana”, kata Siswo kepada Sketsanews.com.

Menanggapi aksi susulan yang akan digelar oleh mahasiswa, Siswo menyatakan bahwa pihaknya siap untuk menlayani.

“Kami dari DPRD siap untuk diundang oleh mahasiswa. Begitu juga mahasiswa menyatakan kesiapannya untuk kami undang guna menyelesaikan permasalahan bangsa”, tegas Siswo. (Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: