Residivis Spesialis Curanmor di Kota Malang Berhasil Dibekuk Polisi

Kapolsek Sukun Polres Malang Kota, Kompol Anang Tri Hananta

Kapolsek Sukun Polres Malang Kota, Kompol Anang Tri Hananta, saat konfrensi pers ungkap kasus pencurian sepeda motor, Kamis, 11/7/2019. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Sketsanews.com, Malang – Unit Reskrim Polsek Sukun Polres Malang kota berhasil membekuk satu orang tersangka residivis pencurian sepeda motor di wilayah kota Malang, Kamis, 11/7/2019.

Kapolsek Sukun Kompol Anang Tri Hananta kepada Sketsanews.com menerangkan, bahwa tersangka dengan inisial S (45) yang merupakan salah satu warga Kabupaten Malang itu sengaja mencari sepeda motor dikawasan Kota Malang secara berkelompok.

S merupakan residivis pelaku pencurian sepeda motor yang baru saja keluar dari LP Lowokwaru pada tahun 2018.

“Komplotan ini sengaja pergi tengah malam sekira pukul 00.00 WIB dini hari menuju kota Malang. Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor atau dengan cara menumpang kendaraan lainnya yang menuju kota Malang,” beber Kompol Anang kepada Sketsanews.com, Kamis (11/7)

Anang menambahkan, bahwa komplotan ini bekerja secara sporadis dan tidak pernah merencanakan lokasi yang akan dijadikan sebagai sasaran dalam melakukan pencurian.

Baca juga: Polri di Kota Malang Rayakan Hari Bhayangkara Bareng TNI

“Begitu melihat ada sepeda motor maka mereka langsung mengeksekusi dengan peralatan yang dibawa. Adapun untuk hasil kejahatan langsung dibawa pulang,” katanya.

Sebelumnya, tersangka bersama satu teman lainnya telah melakukan pencurian sepeda motor di kawasan Lowokwaru kota Malang dan berhasil membawa satu unit sepeda motor jenis Yamaha Vixion.

“Tersangka ini setelah dapat satu sepeda motor langsung mengantar temannya untuk pulang. Namun di tengah perjalanan kembali melakukan aksi pencurian lagi, yakni di sekitar Tanjung, Kacamatan Sukun,” tukas Kapolsek.

Tersangka S berhasil dibekuk petugas sesaat saat melancarkan aksinya dikawasan jalan Ir. Rais, kelurahan Tanjung, Kacamatan Sukun Kota Malang bersama barang bukti berupa satu unit sepeda motor jenis Honda Beat. Sedangkan satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

Baca juga: Perwira Skadron Udara 4 Raih Juara Favorit Dalam HUT Bhayangkara 2019

Kapolsek Sukun, Kompol Anang Tri Hananta menunjukkan barang bukti yang digunakan tersangka dalam melancarkan aksi pencurian sepeda motor. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Baca juga: Kota Malang Lepas 1232 Jamaah Calon Haji

“Saat itu ada laporan dari warga sekitar terkait adanya aksi pencurian sepeda motor. Warga yang curiga dengan tersangka segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukun,” ucap Anang Tri Hananta.

Berkat laporan dari masyarakat itu, petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan pelaku berhasil ditangkap bersama warga setempat.

“Petugas yang menerima laporan segera menuju ke lokasi dan berhasil mengamankan tersangka yang saat itu bersembunyi di dalam got,” ujar Kapolsek Sukun.

Masih kata Anang, berdasarkan pengakuan tersangka ia telah melakukan aksinya di delapan tempat berbeda di kawasan kota Malang.

Baca juga: Bangunan Disegel, Pemkot Malang Bersitegang dengan Pemkab Malang

Dari hasil pengembangan, Polisi menyita barang bukti hasil kejahatan berupa satu unit sepeda motor Beat, satu unit sepeda motor Vixion, serta beberapa kunci leter T yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya.

Lebih lanjut pria berpangkat melati satu itu menambahkan, semua barang bukti hasil kejahatan itu dijual dengan harga 1,5 juta hingga 3 juta sesuai kondisi barang.

Anang menegaskan, pihaknya akan terus memburu pelaku lainnya serta para penadah barang curian.

“Kita akan buru terus keterlibatan pelaku lainnya sampai ke akar-akarnya. Identitas sudah kita kantongi tinggal kita tangkap,” tegas Kapolsek Sukun.

Kini tersangka harus mendekam di tahanan Polsek Sukun guna penyidikan lebih lanjut. (Lis/Slk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: