Ribuan Warga Dinoyo Tangsi Berbagi 5 Ribu Liter Air

Sketsanews.com – Penderitaan pelanggan PDAM Surya Sembada tidak kunjung berakhir. Heni Merlina, warga Dinoyo Tangsi, menyatakan bahwa dirinya tersiksa dengan mampetnya aliran air PDAM selama dua hari terakhir. Bantuan air bersih yang diberikan PDAM hanya sekali. Bantuan tersebut datang pukul 22.30 Minggu (8/9). Itu pun hanya satu mobil tangki berukuran 5.000 liter. Air tersebut harus dibagi dengan ribuan kepala keluarga di Jalan Dinoyo.

Untuk mendapatkan bantuan itu, perempuan berusia 41 tahun tersebut harus mengantre hingga puluhan kilometer. ’’Sudah ada bantuan air bersih yang datang. Tapi, bantuan itu masih kurang,’’ katanya kemarin (9/9). Bantuan air bersih yang diberikan PDAM hanya cukup hingga pukul 12.00.

Setelah itu, dia harus kembali menandon air. Dia tidak mempunyai cukup uang untuk membeli air isi ulang. Karena itu, dia terpaksa minta bantuan tetangga yang menggunakan air sumur. Beruntung, tetangganya tersebut berbaik hati membantu. Kondisi itu tidak hanya dialami Heni, tetapi juga warga lainnya. ’’Untuk ambil air sumur harus antre. Hingga pukul 15.30 kemarin, sekitar 50 ember kosong berjejer rapi,’’ lanjutnya.

Pusitun, warga lainnya, mengeluhkan hal serupa. Perempuan 50 tahun itu harus membeli air isi ulang. Sekali mengisi, dia harus mengeluarkan uang Rp 6.000. Hingga kini, dia sudah membeli 20 galon air isi ulang. ’’Tinggal dikalikan saja, Mas. Uang Rp 120 ribu sudah dikeluarkan untuk membeli air isi ulang. Itu pun sudah mau habis dan akan pesan lagi,’’ ungkapnya.

Camat Tegalsari Kanti Budianti mengatakan, dirinya telah menginstruksi pihak kelurahan setempat agar bisa bertindak cepat terkait kondisi yang terjadi. Jika ada yang membutuhkan bantuan, mereka bisa langsung menghubungi pihak kelurahan dan kecamatan. Baik melalui Call Center 112 maupun datang langsung. ’’Terkait hal ini, monitor terus kami lakukan. Jika ada yang memerlukan bantuan, bisa segera cepat kami datangkan ke lokasi,’’ katanya.

Manajer Humas PDAM Surya Sembada Bambang Eko Sakti menuturkan, hingga kini penyambungan pipa PDAM masih dikerjakan. Adanya kabel Telkom di galian tersebut menjadi salah satu faktor molornya pengerjaan. ’’Kami usahakan bisa selesai secepatnya. Besok (hari ini, Red) pendistribusian air kembali normal,’’ paparnya.

Sementara itu, bantuan air telah disalurkan. Jumlahnya mencapai 300 tangki. Air bersih disalurkan secara merata ke seluruh wilayah yang terdampak pengerjaan tersebut. Bambang meminta maaf kepada seluruh masyarakat terkait molornya pekerjaan. ’’Banyak kendala di lapangan,’’ lanjutnya.

Sketsanews.com ❱ Original Source : JawaPos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: