Sketsa News
Home Berita, Hankam, Headlines, News Rumah Terduga Teroris Lamongan Tertutup Rapat

Rumah Terduga Teroris Lamongan Tertutup Rapat

Penampakan rumah terduga teroris Zainal Anshori(foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Sketsanews.com, Lamongan – Rumah terduga teroris Zainal Anshori salah seorang terduga teroris yang diamankan oleh Tim Datasemen Khusus Antiteror Densus 88 di Paciran Lamongan terlihat sepi dan tertutup rapat.

Tidak ada tanda tanda aktifitas di rumah yang beralamatkan di Lingkungan Gowah RT 03 RW 05 Kelurahan Belimbing Kecamatan Paciran Lamongan.
Para tetangga membenarkan atas penangkapan yang terjadi pada jum’at lalu,
“Kemarin pak Zainal ditangkap kepolisian, banyak polisi yang datang menjemput beliau”, kata salah seorang tetanga yang engan disebutkan namanya.
“Saya sendiri sebagai tetangganya tidak menyangka kalau akan ada penangkapan, kesehariannya hanya mengajar ngaji anak-anak kampung setiap sore”, lanjutnya.
Sementara itu dirumah Hendis Efendi yang beralamatkan di Lingkungan Semangu RT 06 RW 06 Kelurahan Belimbing Kecamatan Paciran Lamongan, tidak nampak adanya tanda- tanda aktifitas.

penampakan rumah terduga teroris Hendis Efendi(foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Berdasarkan keterangan tetangga sekitar, Hendis kesehariannya hanya bekerja di Pelelangan Ikan Kabupaten Lamongan.
Diah yang merupakan tetangga Hendis mengatakan, “Dia orangnya pendiam, nggak banyak bicara. Jadi tetanga disini sedikit terkejut dengan adanya penangkapan tersebut”. Ujarnya kepada Sketsanews.com
Diberitakan sebelumnya bahwa Tim Datasemen Khusus Antiteror 88 membekuk tiga terduga teroris di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Jumat pagi, 7 April 2017.
Informasi awal disebutkan, bahwa penangkapan pertama dilakukan terhadap dua terduga teroris, ZA (50 tahun) dan AE, di depan SMP Negeri 1 Paciran Lamongan pada Jumat pagi sekira pukul 09.30 WIB. Saat ditangkap keduanya menunggangi satu sepeda motor.
Polisi lalu bergerak ke Dusun Jetak, Desa/Kecamatan Paciran, kabupaten setempat, dan menangkap pria berinisial ZH, diduga jaringan ZA dan AE. Densus lalu melakukan penggeledahan di rumah ZA dan ZH. Sejumlah barang bukti diamankan, di antaranya senjata tajam, atribut ISIS, dan benda diduga bahan peledak.
(Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: