Rupiah Masih Melemah, USD Loyo

Ilustrasi : Pergerakan Rupiah. Ilustrasi : Akurat.co / Luqman Hakim Naba

Ilustrasi : Pergerakan Rupiah. Ilustrasi : Akurat.co / Luqman Hakim Naba

Sketsanews.com, Jakarta – Pergerakan nilai tukar Rupiah diperkirakan akan berada pada kisaran support 13.412 dan resisten 13.375.

Meski laju USD kembali terlihat melemah terhadap JPY dan sejumlah mata uang Asia lainnya seiring kian terbatasnya pergerakan USD pasca mengalami kenaikan di pekan sebelumnya. Namun, tidak membuat laju Rupiah berbalik menguat.

” Laju Rupiah di pertengahan pekan ini cenderung masih melemah,” tutur Analis Bina Artha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (13/7).

Meski tidak ada berita negatif yang signifikan namun, masih adanya kekhawatiran melebarnya defisit neraca pembayaran seiring meningkatnya utang negara membuat pelaku pasar cenderung menjauhi Rupiah. Dua tahun setengah pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, terutama utang luar negeri melompat menjadi Rp 3.672,43 triliun.

” Laju harga minyak yang mulai menguat diharapkan dapat berlanjut untuk dapat mengurangi dominasi pergerakan USD,” imbuhnya.

Di sisi lain, kian terbatasnya pelemahan nilai tukar Rupiah diharapkan dapat menjadi momentum pembalikan arah menguat. Masih variatifnya sentimen yang ada membuat pergerakan Rupiah masih rentan meski diharapkan dapat bergerak lebih positif.

Tampaknya laju Rupiah belum menemukan momentum pembalikan arah menguat seiring penilaian masih tingginya risiko masuk pada Rupiah.

Di sisi lain, meski secara global laju USD melemah namun, juga tidak membuat laju Rupiah menguat. Waspadai masih adanya potensi pelemahan lanjutan jika volume beli masih rendah.

Tetap cermati dan waspadai berbagai sentimen yang dapat membuat pergerakan Rupiah kembali variatif.

” Diperkirakan Rupiah nantinya bakal bergerak pada kisaran support 13.400 dan resisten 13.300,” pungkasnya, seperti dikutip dari laman Akurat.

 

(Fya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: