Rupiah Sempat Tembus 14.600, Sri Mulyani: Ada Imbas dari Turki

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: istimewa)

Sketsanews.com, Jakarta – Pekan ini nilai tukar rupiah dibuka melemah ke posisi Rp 14.600 per dolar Amerika Serikat (AS) dari penutupan akhir pekan lalu di level Rp 14.478 per dolar AS.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan pelemahan tersebut karena imbas dari krisis ekonomi yang sedang terjadi di Turki.

“Setiap hari ini selalu ada berbagai faktor yang bisa saling mempengaruhi. Jadi pada minggu terakhir ini faktor yang berasal dari Turki menjadi muncul secara global,” ungkap Sri Mulyani di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2018).

Sri Mulyani menekankan imbas dari krisis di ekonomi di Turki memang akan menjalar secara global dan tidak hanya berdampak pada sektor ekonom, tetapi juga kepada sektor-sektor lainnya seperti politik dan keamanan.

“Karena tidak dari sisi magnitude-nya yang terjadi dinamika di Turki, tapi juga karena natur atau karakter persoalannya yang sebetulnya ada persoalan serius, mulai masalah currency-nya juga pengaruh terhadap ekonomi domestik, dan terutama juga dimensi politik dan security di sana,” tutur Sri Mulyani.

Namun menurut Sri Mulyani saat ini kondisi ekonomi masih kuat yang didukung oleh capaian Pertumbuhan Ekonomi kuartal II yang mencapai 5,27 persen, dan current account deficit (CAD) atau defisit transaksi berjalan yang mengalami peningkatan.

“Untuk Indonesia sendiri di minggu ini sebetulnya dari sisi good news-nya adalah, PE kita di kuartal II cukup kuat, dan itu dorong oleh konsumsi, kita tetap mengatakan investasi dan ekspor perlu di pacu, sedangkan CAD mengalami peningkatan jadi 3 persen,” ujar Sri Mulyani, seperti dikutip dari Tribunnews.

Sebelumnya, dirundung krisis ekonomi, nilai tukar mata uang Turki lira merosot tajam. Hingga Jumat (10/8) lalu, posisi lira merosot 15,88 persen ke level 6,4323 per dollar Amerika Serikat (AS). Dihitung sejak awal tahun, lira telah melemah 42 persen terhadap dolar AS. (Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: