Rupiah Terdepresiasi 35 Poin ke Level Rp14.243

Foto: Ilustrasi/ Kekawatiran Ekonomi Global Angkat USD, Rupiah Melemah ke Rp 12.2432

Foto: Ilustrasi/ Kekawatiran Ekonomi Global Angkat USD, Rupiah Melemah ke Rp 12.2432.

Sketsanews.com, Jakarta – Kekhawatiran perlambatan ekonomi global membuat dolar Amerika Serikat (USD) kembali mekar di kalangan investor. Kondisi ini membuat banyak mata uang, terutama pasar negara berkembang menjadi tekor, termasuk rupiah.

Data Yahoo Finance pada Kamis (28/3/2019) petang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS jatuh 41 poin atau 0,28% ke posisi Rp14.239 per USD, berbanding penutupan Rabu lalu di Rp14.198 per USD. Kamis ini, mata uang kecintaan kita berada di Rp14.190-Rp14.255 per USD.

Pasar spot Bloomberg mencatat rupiah terdepresiasi 35 poin atau 0,25% ke level Rp14.243 per USD. Awal dagang, rupiah dibuka tekor 9 poin ke Rp14.216 per USD, berbanding Rabu kemarin di Rp14.207. Hari ini, mata uang NKRI diperdagangkan di Rp14.216-Rp14.250 per USD.

Beberapa mata uang Asia yang menguncup terhadap dolar AS pada Kamis petang ini, antara lain peso Filipina -0,40%, rupiah -0,25%, won Korea Selatan -0,20%, rupee India -0,17%, ringgit Malaysia -0,16%, yuan China -0,06%, dolar Singapura -0,04%. Satu-satunya mata uang Asia yang berhasil melawan USD adalah yen Jepang yang menguat 0,17% menjadi 110,32 yen per USD.

Dolar AS mekar menyusul suara dovish yang dikumandangkan dari beberapa bank sentral. Mereka memilih bersikap lunak ditengah kekhawatiran tanda-tanda perlambatan ekonomi global,seperti di lansir Reuters.

Hasil tersebut membuat indeks USD yang mengukur kinerjanya melawan enam mata uang utama, naik 0,3% menjadi 97,028. Euro melemah menjadi USD1,1237, karena data ekonomi Jerman yang melemah. Poundsterling Inggris jatuh ke level USD1,31, setelah PM Theresa May gagal untuk membujuk kelompok sayap kanan dalam kesepakatan Brexit.  (Air)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: