Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hidup Sehat Sehat dan Bugar Itu Berbeda, Anda Termasuk yang Mana?

Sehat dan Bugar Itu Berbeda, Anda Termasuk yang Mana?

Ilustrasi sehat dan bugar(RyanKing999)

Sketsanews.com, Jakarta — Istilah sehat dan bugar memang kerap terdengar di telinga kita, seolah dua kata tersebut memiliki satu arti yang sama. Namun, tahukah Anda bahwa sehat dan bugar sebenarnya berbeda?

Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK mengatakan, orang yang sehat belum tentu bugar. Namun, orang bugar sudah bisa dipastikan bahwa dia sehat. Hal tersebut dikatakan konsultan gizi MRCCC Siloam Hospital Semanggi ini dalam acara yang digelar oleh Herbilogy di Jakarta, Selasa (18/7/2017).

“Sehat dan bugar itu dua hal yang berbeda,” kata Samuel Oetoro.

Menurutnya, orang yang sekedar sehat saja, dalam artian tidak mudah sakit, mungkin akan terlihat kelelahan setelah beraktivitas seharian. Orang sehat yang tidak bugar juga bisa ditandai ketika seseorang tersebut makan.

Orang bugar, ketika habis makan akan tetap fit seperti biasanya. Namun orang sehat yang tidak bugar umumnya akan mengantuk setelah makan.

“Habis makan siang kalau lemes dan ngantuk berarti Anda tidak bugar. Kalau bugar itu memiliki tubuh yang fresh sampai malam hari,” terangnya.

Lalu bagaimana caranya agar Anda tetap sehat dan bugar? Menurut Samuel Oetoro, kuncinya adalah pola hidup atau gaya hidup yang sehat.

“Bugar itu sampai malam masih tetap on, tidak loyo. Bagaimana mendapatkannya? Kuncinya, pola makan yang benar, kendalikan makan, kurangi stres, hindari rokok. Punya niat kuat untuk mengubah pola hidup,” ucapnya, dikutip dari Kompas.

Selain itu, untuk mendapatkan tubuh yang bugar, Anda juga harus berpikir sehat atau mampu mengendalikan stres, istirahat sehat yakni tidur harus cukup sehari minimal 6 jam maksimal 8 jam. Melakukan aktivitas sehat seperti banyak bergerak dan olahraga teratur. Olahraga penting untuk mendapat tubuh yang bugar.

“Waktu yang dimiliki semua orang sama, yakni 24 jam. Maka luangkan lah waktu untuk olah raga. Sehat dan bugar adalah investasi masa depan, karena ketika memasuki masa tua dan ingin menikmati hidup anda harus memiliki energi,” ujarnya.

(Ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: