Sempat Ditahan China, Staf Konsulat Inggris Telah Kembali ke Hong Kong

Inggris Prihatin

Ilustrasi (iStock)

Sketsanews.comInggris sempat menyatakan keprihatinannya atas penahanan staf lokal konsulat bernama Simon Cheng itu. Namun, China justru menyuruh Negeri Ratu Elizabeth itu untuk berhenti mencampuri urusan dalam negeri Tiongkok.

Inggris dan China memang tengah terlibat dalam ketegangan diplomatik, yang dipicu seputar rangkaian demonstrasi yang terjadi di Hong Kong selama beberapa pekan terakhir.

Britania dilaporkan memanggil duta besar China yang berbasis di London untuk menghadap UK Foreign & Commonwealth Office (FCO) pada Rabu 3 Juli 2019 waktu lokal, CNN melaporkan.

Pemanggilan itu dilakukan atas komentar Beijing yang menyebut Inggris memiliki peran dalam rangkaian demonstrasi yang dilakukan massa pro-demokrasi di Hong Kong sejak bulan lalu.

Di sisi lain, komentar yang dibuat China kabarnya ditujukan untuk merespons pernyataan Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt pada Selasa 2 Juli 2019 yang “mendukung kota untuk memulihkan kebebasan berdemokrasi mereka yang dibatasi.”

Menlu Hunt mengatakan pada 2 Juli, “akan ada konsekuensi serius jika regulasi internasional yang bersifat mengikat itu (Sino-British Joint Declaration of 1984) tidak dihormati.”

Komentar Menlu Hunt disambut dengan kemarahan di Beijing, yang sebelumnya menyarankan perjanjian itu – yang menetapkan status penjamin dan pengamat untuk Inggris atas bekas koloninya – tidak lagi berlaku.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang menuduh Hunt “berfantasi dalam kemuliaan kolonialisme Inggris yang pudar dan terobsesi dengan kebiasaan buruk mengkritik dan memberi ceramah tentang urusan negara lain.”

Duta Besar Tiongkok untuk Inggris, Liu Xiaoming, menindaklanjuti dengan kritiknya sendiri, mengecam London karena “campur tangan” di Hong Kong dan mengatakan hubungan Inggris – China “telah rusak” karena itu.

Sketsanews.com ❱ Original Source : Liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: