Setelah 15 Tahun, Real Madrid Takluk dari Sociedad di Kandang Sendiri

Sketsanews.com, Madrid – Real Madrid tak memberi sinyal bagus di awal tahun. Setelah ditahan Villarreal 2-2, Jumat (4/1), kini malah kalah 0-2 dari Real Sociedad, Senin (7/1) dini hari WIB.

Tragis, kekalahan atas Sociedad diterima saat Madrid bermain di kandang sendiri Santiago Bernabeu.

Madrid sudah apes sejak awal laga. Wasit Jose Luis Munuera Montero memberikan hukuman penalti pada menit ke-3, setelah Casemiro dianggap sengaja menjatuhkan pemain tim tamu di kotak penalti. Willian Jose yang maju sebagai eksekutor sukses menunaikan tugasnya.

Setelah itu, Madrid mencoba bangkit, meski hanya galak di lapangan tengah dan sisi sayap. Daya gedor Madrid terasa hambar lantaran cuma mengandalkan Karim Benzema di dalam kotak penalti.

Umpan-umpan akurat Toni Kroos dan lincahnya pergerakan Luka Modric sering sia-sia. Petaka buat Madrid terjadi di menit ke-61 saat Lucas Vazquez menerima kartu kuning kedua. Keluar!

Vazquez tampak kesal saat keluar lapangan, sampai meregang kausnya sampai sobek. Namun, itu tak membantu Madrid.

Sergio Ramos cs yang mencari gol penyeimbang dan niat pengin menang di depan fan yang kritis, harus bermain dengan sepuluh pemain.

Meski kekurangan satu pemain, semua pemain Madrid selain kiper Thibaut Courtois maju, menyerang. Sociedad yang unggul jumlah pemain bermain cerdas. Merapatkan pertahanan dan ramai-ramai melakukan serangan balik saat mendapatkan bola.

Buah manis kinerja Sociedad didapat pada menit ke-83 lewat gol sundulan Ruben Pardo. Gol yang membunuh pertandingan. Skor 0-2 tak berubah hingga laga tuntas, Madrid keok.

Opta melansir, ini adalah kemenangan pertama Sociedad di Santiago Bernabeu sejak 15 tahun yang lalu, ketika Madrid kalah 1-4 di bulan Mei 2004.

Usai pertandingan, Ramos sang kapten, mengatakan tak ada sikap yang salah atau keputusan drastis yang diperlukan menyusul kekalahan ini.

“Ini waktunya untuk tim agar lebih bersatu. Masalah selalu muncul di Madrid dan solusinya adalah perubahan, reaksi, tanpa harus mencabut rambut kami,” ucap Ramos seperti dilansir Marca.

Kekalahan ini membuat Madrid turun satu peringkat di klasemen, dari posisi ke-4 jadi ke-5.

Madrid mengoleksi 30 poin dari 18 pertandingan. Di atasnya masih ada Alaves (31 poin), Sevilla (33), Atletico Madrid (35) dan Barcelona (40).

“Saya pikir semua pemain sudah berusaha. Liga semakin rumit. Namun, kami pernah mengalami hal yang lebih buruk, dan kami akan berjuang untuk segalanya. Kami belum mati,” pungkasnya seperti dikutip dari jpnn. (wal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: