Sidang Putusan Vonis Ratna: Mikrofon Mati dan Jaksa Sibuk Main HP

Terdakwa Ratna Sarumpaet menjalani sidang vonis kasus berita Bohong atau Hoax di PN Jaksel. Jakarta, Kamis,11 Juli 2019. (Dok.CNN)

Terdakwa Ratna Sarumpaet menjalani sidang vonis kasus berita Bohong atau Hoax di PN Jaksel. Jakarta, Kamis,11 Juli 2019. (Dok.CNN)

Sketsanews.com, Jakarta – Mikrofon milik tiga hakim yang memimpin sidang vonis terhadap Ratna Sarumpaet tak berfungsi. Persoalan teknis ini membuat suasana sidang kasus hoaks yang digelar di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini, Kamis (11/7), terasa sepi.

Para juru tinta, jaksa penuntut umum, kuasa hukum, dan terdakwa Ratna Sarumpaet yang berada di ruang sidang jadi kesulitan mendengar suara hakim.

Sejumlah awak media pun terlihat menggunakan tongkat untuk menempelkan mik ke pengeras suara yang tertempel di tembok ruang sidang.

Beberapa penyidik kepolisian yang hadir di ruang sidang mengatakan suara hakim tidak terdengar. “Enggak kedengaran,” kata salah satu polisi.

Salah satu keluarga Ratna yang hadir turut mengaku tidak dapat mendengar suara hakim. Padahal dia sudah duduk di bangku depan.

“Enggak kedengaran, cuma hakimnya yang bisa dengar,” tuturnya.

Suasana sepi dalam sidang ini juga diwarnai pemandangan yang sedikit tak lazim. Saat hakim berbicara, satu dari tiga jaksa penuntut umum tampak memainkan telepon seluler, satu jaksa bertopang dagu dan lainnya mengamati hakim.

Sedangkan beberapa kuasa hukum Ratna yang hadir tampak melamun, satu bertopang dagu dan satu lagi mengamati hakim. Ratna sendiri tampak sedang mengamati hakim.

Suara ketiga hakim itu memang terdengar seperti sedang bergumam. Tidak jelas di telinga mereka yang sedang menyaksikan sidang.

Sementara itu Humas PN Jaksel Achmad Guntur saat ditanya soal kondisi mikrofon dan pengeras suara, mengatakan telah meminta tim teknis mengeraskan volume pengeras suara.

“Tunggu saya coba komunikasikan, saya lagi sidang juga. Itu kalau dibesarkan bunyi mencuit karena ditempeli mikrofon teman-teman wartawan, coba suruh jauhkan mik nanti saya suruh lagi anak-anak untuk dinaikkan volumenya,” ujarnya seperti dilansir dari CNNIndonesia.

Beberapa kali memang terdengar suara mencuit dari pengeras suara dalam ruang sidang. Saat ini, suara yang tadinya terdengar bergumam, sedikit-sedikit mulai terdengar walau tidak terlalu jelas. (dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: