Sita Senpi Dan Laptop, Istri MJ, Kurniawati: Saya Yang Punya Rumah Tidak Tahu, Tapi Polisi Kok Bisa Tahu Barang Itu

Polisi usai mendatangi rumah terduga teroris di Kukar. ©2017 Merdeka.com

Polisi usai mendatangi rumah terduga teroris di Kukar. ©2017 Merdeka.com

Sketsanews.com, Mangkurawang – Densus 88 antiteror menangkap terduga terlibat jaringan teroris, Mujakir Junaidi (37), di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Sabtu (30/12) malam. Sejumlah barang bukti di antaranya senjata api rakitan disita dari rumah Mujakir, di Jalan Usaha Tani RT 18, Mangkurawang, Tenggarong.

Mujakir ditangkap saat dia sedang mengendarai motornya di dalam kota Tenggarong. Hampir di waktu bersamaan, Densus 88 antiteror juga menggeledah rumahnya.

Dikutip dari Enews, “Ada lebih dari 10 mobil tadi datang ke sini, setelah ketemu Pak RT, langsung ke rumahnya (Mujakir Junaidi). Kita lihat polisi pakai senjata api dari Densus,” kata salah seorang warga setempat, kepada .

Pantauan, sekitar pukul 23.45 Wita, terlihat Ketua RT 18 Roli Maulana mendampingi 2 polisi berpakaian preman, usai menyerahkan motor Mujakir, yang sempat diamankan pascapenangkapan Mujakir.

Penggeledahan rumah Mujakir, memang sempat mengejutkan istrinya, Kurniawati, dan 2 anaknya. “Di rumahnya memang tinggal berempat bersama istri dan 2 anaknya. Selesai menggeledah tadi sekitar jam 8.30 malam. Pekerjaan dia (Mujakir Junaidi) ini memang PNS Pemkab,” terang Roli.

Dua polisi yang menyerahkan motor Mujakir, meninggalkan rumah Mujakir sekira pukul 00.12 Wita dini hari tadi, menggunakan mobil Avanza bernomor polisi N 1270 KS.

Sejumlah warga masih berkumpul di lokasi, dan mereka tak menyangka Mujakir diamankan Densus 88 antiteror. Sedangkan Mujakir, dikabarkan sementara ini masih diamankan di mako Brimob Polda Kalimantan Timur di Samarinda.

Istri MJ, Kurniawati, mengaku bahwa tidak tahu sama sekali dengan aktivitas suaminya.

Bahkan, dia menyangkal barang yang telah disita polisi di kediamannya merupakan milik suaminya.

“Saya yang punya rumah tidak tahu, tapi polisi kok bisa tahu dari mana datangnya barang itu,” kata Kurniawati kepada wartawan.(Ro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: