Situasi Hong Kong Memanas, China Larang 2 Kapal Perang AS Merapat

Sketsanews.com, BEIJING, – Situasi Hong Kong memanas setelah demonstran menduduki bandara dalam aksi unjuk rasa sejak akhir pekan. Otoritas bandara terpaksa membatalkan seluruh penerbangan pada Senin sore dan keberangkatan pesawat pada Selasa sore karena pemblokiran.

Aksi pendudukan itu menimbulkan dampak masif karena terkait dengan aktivitas warga asing yang masuk maupun keluar dari Hong Kong.

Kondisi ini memicu keprihatinan internasional, termasuk Amerika Serikat (AS).

Bahkan sempat ada kabar bahwa China menolak permintaan AS yang akan menempatkan dua kapal perangnya di Hong Kong.

Dalam pernyataan, wakil juru bicara Aramada Pasifik AS Nate Christensen mengatakan, kapal perang amfibi USS Green Bay sedianya merapat ke pelabuhan Hong Kong pada Sabtu pekan lalu. Satu lagi, kapal yang dilengkapi rudal penjelajah, USS Lake Erie, akan merapat pada bulan depan

“Pemerintah China menolak permintaan untuk kunjungan pelabuhan di Hong Kong,” kata Christensen.

Kapal perang AS terakhir kali mengunjungi China pada April 2019. Sejak hubungan China dan AS memanas akibat perang dagang, sulit bagi armada tempur Negeri Paman Sam untuk melakukan kunjungan.

Aksi unjuk rasa yang sudah berlangsung 2 bulan diwarnai kerusuhan. Bahkan aksi terakhir, massa memblokir dan melumpuhkan aktivita penerbangan bandara.

China menuding ada peran negara Barat, termasuk AS, dalam mendanai aksi tersebut namun tidak disertai bukti.

Awal bulan ini, Beijing menuntut agar para diplomat AS di Hong Kong berhenti mengeluarkan pernyataan yang terkesan mencampuri urusan internal wilayah itu.

Original Source : inews.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: