Peristiwa

Warga Bantul Rasakan Gempa Magnitudo 5,1 hingga 5 Detik

Getarannya dirasakan warga di Kecamatan Kretek dan Sanden, Kabupaten Bantul, D.I. Yogyakarta.

“Warga di wilayah tersebut merasakan getaran sedang hingga kuat sekitar 4 – 5 detik,” ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo kepada wartawan, Sabtu (10/8/2019).

Beberapa warga di wilayah lain di Yogyakarta dan sekitarnya, seperti Sambisari, Kalasan, dan Purwomartani juga merasakan getaran sekitar 1-2 detik.

“BMKG merilis bahwa gempa tidak berpotensi tsunami. Pusat gempa berada 105 km barat daya Bantul, D.I. Yogyakarta,” ujar dia.

Pusdalops BPBD Kabupaten Bantul telah melakukan pemantauan di wilayah selatan melalui alat komunikasi radio.

Kebakaran Permukiman Padat di Tanah Abang, 2 Orang Tewas

Dia mengungkapkan, korban meninggal tersebut berjenis kelamin laki-laki.

Kebakaran sebelumnya terjadi pada malam Idul Adha di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Api mulai menghanguskan permukinan padat penduduk sekitar pukul 19.38 WIB.

“Kebakaran rumah di Jalan Sabeni, Pasar Kambing, Tanah Abang, Jakpus,” tulis netizen, @LiliputPutry yang memposting pukul 19.38 WIB.

Kabar itu dibenarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI. Dalam akunnya, BPBD memposting kejadian tersebut.

“Info #Kebakaran Rumah Tinggal di Jl. Sabeni Raya, RT.20/RW.12, pasar kambing, Kel. Kb. Melati, Kec. tanah abang, Jakarta Pusat. | Penanganan : 18 Unit Damkar, PLN, PMI, AGD, Dishub, Satpol PP, PSKB/Tagana, Polsek, Koramil | Situasi : Proses Pemadaman,” tulis BPBD DKI yang dikutip Liputan6.com, Sabtu (10/8/2019)

Proses Pendinginan

Ilustrasi rumah terbakar

Setelah melakukan pemadaman, saat ini petugas tengah memantau titik-titik api yang memicu terjadinya kebakaran kembali. Proses pendinginan di lokasi kebakaran pun dilakukan.

“Update #Kebakaran Rumah Tinggal di Jl. Sabeni Raya, RT.20/RW.12, pasar kambing, Kel. Kb. Melati, Kec. tanah abang, Jakarta Pusat | Penanganan : 27 Unit Damkar, PLN, PMI, AGD, Dishub, Satpol PP, PSKB/Tagana, Polsek, Koramil | Situasi : Pendinginan,” tulis BPBD DKI.

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bantul-Kulonprogo

Yogyakarta. Warga di wilayah tersebut merasakan getaran sedang hingga kuat sekitar 4 – 5 detik.

Beberapa warga di wilayah lain di Yogyakarta dan sekitarnya, seperti Sambisari, Kalasan, dan Purwomartani merasakan getaran sekitar 1-2 detik.

Di wilayah kecamatan Kasihan Bantul, gempa bumi dirasakan cukup kuat selama sekitar 5 detik, bahkan sebagian warga sempat berlarian keluar Rumah.

Abram, salah satu warga dusun Gisik Kasongan Bantul, mengaku gempa terasa cukup kuat di dalam Rumah. Dirinya sendiri sempat berlari keluar rumah bersama adik perempuannya.

“Terasa kuat gempanya, adik saya sempat panik dan menangis, kami beberapa saat tidak berani masuk rumah meski gempa hanya terasa sekitar 5 detik”, ungkapnya.

Sementara Evan, warga Perum Guwosari Pajangan Bantul, mengaku merasakan gempa namun tak begitu keras, bahkan sebagian tetangganya tak merasakan gempa tersebut.

“Hanya sekitar 2-3 detik, saya sedang bersandar ke dinding sehingga cukup terasa, namun tetangga yang lain tak merasakannya,” tutur Evan.

Warga lainnya yang sedang mengendarai kendaraan mengaku tak merasakan gempa tersebut, namun Supri, warga Kulonprogo yang tengah berada di jalan Imogiri Barat merasakan gempa tersebut cukup kuat meski hanya sekitar 2 detik.

“Saat itu terjadi kemacetan karena adanya arak-arakan takbiran keliling, saya berhenti, tiba tiba motor saya seperti dihentak, saya pikir tertabrak kendaraan lain, namun ternyata tidak, sedang pengendara lain malah tidak merasakannya.” Kata Supri saat ditemui di perjalanan pulang.

BMKG merilis bahwa gempa tidak berpotensi tsunami. Pusat gempa berada 105 km barat daya Bantul, D.I. Yogyakarta. Belum ada laporan kerusakan akibat gempa ini, namun pemantauan terus dilakukan oleh Pusdalops BPBD Kabupaten Bantul.

Wilayah Bantul sendiri pernah mengalami gempa besar pada tahun 2006 dengan kekuatan 5,9 SR selama 59 detik, yang mengakibatkan ribuan warga meninggal serta luka-luka dan puluhan ribu lainnya kehilangan tempat tinggal.

Simak video pilihan berikut: