SP3 Kasus Slamet Ma’arif Belum di Terima

Foto : istimewa

Foto : istimewa

Sketsanews.com, Jakarta – Dugaan pelanggaran itu dilakukan oleh Slamet Ma’arif saat dia menjadi pembicara dalam Tablig Akbar PA 212 di Solo pada 13 Januari 2019, kemudian dinaikkan menjadi tersangka. Berdasaran Pasal 492 dan 521 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang melakukan kampanye yang dilarang bagi peserta pemilu dan tim kampanye.

Meskipun kasusnya telah dihentikan oleh penyidik, hingga saat ini Slamet belum menerima salinan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari Polres Surakarta.

“Kami sedang tunggu SP3 nya,” kata Slamet kepada wartawan, Selasa (26/2/2019).

Namun Slamet mengapresiasi kinerja kepolisian yang dia nilai telah bekerja secara profesional. Dia pun berharap polisi terus netral dalam Pilpres 2019 ini.

Melalui kuasa hukumnya mereka akan mendatangi Polres Surakarta, karena sesuai aturan jika kasus dihentikan maka polisi wajib memberitahu kepada pelapor dan terlapor, serta memastikan SP3 segera diterbitkan. “Nanti pengacara yang akan urus ke Surakarta,” ucap dia.

Slamet mendo’akan agar kepolisian tetap berada di jalur yang benar dalam penegakkan hukum, sehingga tidak berpihak kepada siapapun. “Alhamdulillah teriring doa semoga kepolisian tetap profesional,” tandas Slamet. (Gs)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: