Syafii Maarif: Korupsi di Indonesia Sudah Stadium 4 dan Menggurita

Buya Syafii Maarif (Foto: Istimewa)

Buya Syafii Maarif (Foto: Istimewa)

Sketsanews.com, YogyakartaMantan Ketua PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif memberikan komentar terhadap pernyataan Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto yang menyebut jika kasus korupsi saat ini seperti kanker stadium 4. Menurut Buya Syafii, kondisi korupsi yang seperti kanker stadium 4 sudah dirasakan sejak lama dan tak hanya di pemerintahan saat ini.

“Korupsi bukan sekarang saja. Stadium 3, stadium 4 nya sudah lama. Sudah lama terutama sejak orde baru itu,” ujar Buya Syafii, Jumat (30/11).

Buya Syafii menyebut hingga saat ini, korupsi memang belum berhasil diberantas. Hal ini karena korupsi sudah massif dan menggurita di negara ini.

Buya Syafii menuturkan jika pemberantasan korupsi merupakan tantangan bersama. Siapapun pemimpin Indonesia ke depan, sambung Buya harus menjawab tantangan memberantas korupsi di negeri ini.

“Memang belum berhasil kita memberantas korupsi. Korupsinya memang sudah massif dan menggurita. Ini tantangan. Siapapun kepala negara, siapapun yang berkuasa, ini memang tidak mudah (untuk memberantas korupsi),” urai guru besar Universitas Negeri Yogyakarta ini.

Buya Syafii menjabarkan jika korupsi merupakan masalah bersama. Masalah korupsi tersebut pun musti diselesaikan secara bersama-sama pula.

Melihat banyaknya kasus korupsi di negeri ini, Buya Syafii pun menambahkan jika eksistensi KPK harus dipertahankan. Buya Syafii pun menegaskan jika dirinya merupakan seorang pendukung lembaga KPK sejak awal didirikannya lembaga antirasuah itu.

“Memang itulah, tubuh bangsa ini sudah dililit oleh perbuatan korup. Inilah masalah kita bersama. Tapi eksistensi KPK harus dipertahankan. Hadirnya lembaga KPK itu sangat diperlukan. Saya pendukung KPK sejak awal,” tutup Buya Syafii, dilansir dari Merdeka.

(Ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: