Tak Sertakan Taiwan Dalam Peta, Dior Minta Maaf Pada China

 

Sketsanews.com –  Peta memang menjadi salah satu hal yang paling sensitif bagi China. Hal ini juga yang membuat merek ternama asal Prancis, Christian Dior dikritik habis-habisan.

Kamis (17/10), merek fashion mewah Christian Dior meminta maaf karena telah menggunakan peta China yang tidak menyantumkan Taiwan dalam sebuah presentasinya seperti yang dilansir oleh Ejinsight.

“Dior pertama kali menyampaikan permintaan maaf mendalam kami untuk pernyataan yang salah dan representasi yang salah yang dilakukan oleh anggota staf Dior di presentasi kampus,” ujar Dior.

Lebih lajut, Dior menyatakan pihaknya mendukung kedaulatan wilayah China, termasuk kebijakan satu China, integritas teritorial China dan menghargai rakyat China. Dior juga menambahkan akan mengambil tindakan pencegahan agar insiden yang serupa tidak terulang.

Pernyataan ini sendiri muncul setelah banyaknya kritikan terhadap Dior di media sosial Weibo milik China.

Pada saat itu, Dior mengunggah sebuah presentasi jaringan cabang butiknya di China. Presentasi itu dilaksanakan di Universitas Zhejiang Gongshang, Kota Hangzhou, China timur, Rabu (16/10). Meski demikian, tidak diketahui dalam rangka apa presentasi itu dibuat.

Namun, menurut seorang anggota staf di universitas tersebut, ketika itu Dior mengadakan acara rekrutmen. Sementara itu, Dior yang merupakan bagian dari grup mewah LVMH, mengatakan dalam sebuah unggahan di Weibo menyatakan mereka sudah mulai menyelidiki insiden tersebut dengan serius.

Sebelum Dior, ada merek fashion tenama lainnya yang juga bersinggungan dengan kasus yang sama, seperti Givenchy, Coach dan Versace. Perusahaan-perusahaan ini juga telah mengeluarkan permintaan maaf serupa dalam beberapa bulan terakhir.

Atas insiden ini, “Pernyataan Maaf Diorâ” menjadi trending topict di Weibo dengan sekitar 100 juta tampilan. []

▶ Sumber : Rmol ◀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: