Tangkal Terorisme, ASEAN Bahas Pertukaran Informasi Strategis Our Eyes

Barang bukti yang ditemukan di dalam rumah tersangka sel jaringan teror di wilayah Sumatera Utara pada Kamis 18 Oktober 2018. ( Foto: ist )

Barang bukti yang ditemukan di dalam rumah tersangka sel jaringan teror di wilayah Sumatera Utara pada Kamis 18 Oktober 2018. ( Foto: Ist )

Sketsanews.com, Semarang – Negara di ASEAN melaksanakan pertemuan The 2nd Our Eyes Working Group di Semarang, Rabu ( 23/1). Ada 10 negara yang hadir yaitu Indonesia, Brunei Darussalam, Laos, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Philipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. Pertemuan yang dihadiri delegasi Kementerian Pertahanaan dari masing-masing negara. Temanya membahas mengenai mekanisme kerja sama pertukaran informasi strategis dalam kerangka “Our Eyes”.

Direktur Kerjasama Internasional Ditjen Strahan Kemhan RI, Brigjen TNI Rizerius Eko Hs‎ mengemukakan pertukaran informasi Our Eyes dalam upaya menangkal berkembangnya ancaman terorisme, radikalisme dan ekstrimisme di kawasan.

Menurutnya, kegiatan teroris di Asia Tenggara telah tumbuh secara signifikan. Terutama dipengaruhi oleh munculnya jaringan teroris global yang muncul di banyak kelompok, termasuk ISIS dan afiliasinya di seluruh dunia.

Dia menegaskan dengan kekalahan ISIS di Irak dan Suriah, kelompok teroris di seluruh dunia telah mengubah operasi menjadi fase yang memungkinkan mereka untuk mengambil beberapa tindakan. Termasuk pemboman bunuh diri, perampokan, serangan bersenjata, penyelundupan, penyanderaan, mendirikan kamp pelatihan dan merekrut anggota baru.

“Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi juga merupakan salah satu faktor yang membuat kelompok terorisme dapat dengan mudah menyebarkan ideologi. Mereka dapat menarik lebih banyak pendukung dan merekrut anggota baru. Dalam beberapa kesempatan, mereka dapat bergabung dengan kelompok-kelompok radikal untuk menyebarkan ideologi di masyarakat,” jelasnya.

Guna menangkal ancaman terorisme tersebut, Eko menegaskan diperlukan perhatian dan kerja sama internasional seperti kerja sama Trilateral antara Indonesia, Malaysia dan Philipina yang ditandatangani pada tahun 2016. Kemudian diikuti oleh pembentukan mekanisme pertukaran informasi strategis yang disebut sebagai Our Eyes Initiative.

Berdasarkan hasil Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN ke-12 di Singapura pada bulan Oktober 2018, semua Menteri Pertahanan negara-negara Anggota ASEAN telah menyepakati untuk mengadopsi konsep kerja sama Our Eyes.

Dihimpun Suara Pembaruan, konsep kerja sama Our Eyes diinisiasi oleh Menhan RI Ryamizard Ryacudu sebagai upaya dan kolaborasi bersama negara – negara di kawasan dalam menangkal berkembangnya ancaman terorisme, radikalisme dan ekstrimisme.

Sebelumnya pada saat launching bulan Januari 2018, kerja sama Our Eyes ini diikuti oleh enam negara yakni Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Philipina, Singapura dan Thailand. (Ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: