Tega! IRT di Kota Malang Kuras Isi ATM Sahabat Dekatnya

Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi AW (kanan) didampingi dengan Kasubbag Humas Ipda Ni Made Seruni Marhaeni menunjukkan barang bukti hasil kejahatan

Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi AW (kanan) didampingi dengan Kasubbag Humas Ipda Ni Made Seruni Marhaeni menunjukkan barang bukti hasil kejahatan, Kamis, 21/3/2019. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Sketsanews.com, Malang – “Musuh dalam selimut”, mungkin itulah pribahasa yang tepat disematkan pada perempuan berinisial ECK (45) warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Pasalnya ECK yang berstatus Ibu Rumah Tangga (IRT) itu tega menguras isi ATM milik sahabatnya sendiri.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi AW menerangkan, bahwa pada tanggal 24 Januari 2019 sekira pukul 10.00 WIB, tersangka berkunjung ke rumah korban dengan inisial RAS (45) salah satu warga Kota Makang yang tinggal di kawasan Klojen tepatnya di Jalan JA. Suprapto Kota Malang.

Semula ECK berniat silaturrahmi ke rumah RAS yang juga sebagai sahabat dekat. Namun tak disangka ternyata ECK justru memiliki niat jahat terhadap RAS.

“Saat berada di rumah itu tersangka ECK melihat ada kartu ATM Bank BRI milik korban yang terjatuh di bawah kursi yang berada dl ruang tamu. Saat itu juga langsung diambil oleh tersangka,” terang Komang kepada Sketsanews.com, Kamis, 21/3/2019.

Dijelaskan, setelah diambil‚ tersangka melihat bahwa nomor pin ATM oleh korban dicatat dibalik kartu ATM dan kemudian tersangka menyimpan kartu ATM tersebut.

“Pada saat perjalanan pulang, tersangka mampir ke ATM Bank BRI yang berada di kawasan Tawangmangu Kota Malang untuk mengecek kartu ATM. Ternyata ATM itu dapat dipergunakan, selanjutnya tersangka melakukan penarikan uang tunai sejumlah Rp, 4.950.000‚-,” ucap Kasat Reskrim.

Tak hanya itu, berdasarkan pengakuan tersangka, juga melakukan penarikan secara berkala sejumlah Rp. 5 juta, Rp. 5 juta, Rp. 600 ribu, serta berbelanja senilai Rp. 1,5 juta. “Sehingga total hasil kejahatan yang dinikmati oleh tersangka Sebanyak Rp. 17,05 juta,” ujar Kasat Reskrim.

Korban yang merasa kehilangan ATM langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Malang. Polisi yang menerima laporan, segera bertindak cepat dengan memintai keterangan korban, saksi, serta keterangam pendukung lainnya.

Atas kerja keras itu, petugas berhasil meringkus tersangka tanpa adanya perlawanan.

Dari tangan tersangka Polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai sisa hasil kejahatan senilai Rp. 800 ribu, serta sepasang anting emas murni.

Kini tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan harus mendekam di tahanan Polres Malang Kota karena dijerat dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. (Lis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: